Polisi Jerman Identifikasi Terduga Pelaku yang Tabrak Kerumunan Berlin Gay Pride

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas darurat dan polisi bekerja di dekat lokasi kejadian di mana satu orang tewas dan sekitar 15 orang terluka setelah sebuah mobil diduga menabrak kerumunan orang di pinggiran parade Christopher Street Day (CSD) di Berlin, Sabtu (25/7/2026). Foto: AFP
zoom-in-whitePerbesar
Petugas darurat dan polisi bekerja di dekat lokasi kejadian di mana satu orang tewas dan sekitar 15 orang terluka setelah sebuah mobil diduga menabrak kerumunan orang di pinggiran parade Christopher Street Day (CSD) di Berlin, Sabtu (25/7/2026). Foto: AFP

Polisi Jerman telah mengidentifikasi terduga pelaku penabrakan kerumunan di perayaan Christopher Street Day atau Berlin Gay Pride yang menewaskan satu orang dan melukai sedikitnya 16 orang pada Sabtu (25/7).

Menurut AFP, hingga kini, pelaku masih dalam pengejaran aparat.

Juru bicara Kepolisian Berlin Florian Nath mengatakan penyelidikan telah mengidentifikasi seorang pelaku. Namun, hingga Minggu (26/7) waktu setempat, pelaku belum berhasil ditangkap.

"Kami telah mengidentifikasi seorang tersangka. Langkah-langkah terhadap tersangka tersebut sedang berlangsung, tetapi ia belum ditangkap. Tersangka ini dikenal polisi sebagai anggota lingkaran Islamis di Berlin," kata Nath, dikutip dari Reuters.

Kantor berita AFP melaporkan serangan terjadi sekitar pukul 22.00 waktu setempat, sesaat setelah ratusan ribu orang mengikuti pawai Christopher Street Day yang merupakan salah satu festival Pride terbesar di Eropa.

Kendaraan yang diduga digunakan pelaku ditemukan dalam kondisi ditinggalkan beberapa ratus meter dari pusat perayaan di kawasan Taman Tiergarten.

Seorang pria menemani pria lain yang terbungkus selimut pengaman di dekat lokasi kejadian di mana satu orang tewas dan 16 lainnya luka-luka setelah sebuah mobil diduga menabrak kerumunan orang di pinggiran parade Christopher Stre, Sabtu (25/7/2026). Foto: AFP

Seorang saksi mata mengatakan konser yang digelar di dekat Gerbang Brandenburg langsung dihentikan setelah insiden. Polisi meminta seluruh peserta meninggalkan lokasi.

"Tolong pulanglah," kata polisi kepada peserta saat massa berhamburan meninggalkan taman, dikutip AFP.

Menurut Dinas Pemadam Kebakaran Berlin, satu orang tewas, 16 lainnya terluka, termasuk tiga korban dalam kondisi kritis. Sekitar 30 orang lainnya mendapat perawatan akibat syok.

X post embed

Polisi mengerahkan lebih dari 2.000 personel dan helikopter berkamera termal untuk memburu pelaku di seluruh Berlin.

Kanselir Jerman Friedrich Merz menyebut insiden tersebut sebagai "tindakan yang mengerikan", sementara Wali Kota Berlin Kai Wegner mengecamnya sebagai serangan brutal terhadap perayaan yang mengusung nilai toleransi dan keterbukaan.