Polisi ke Massa PA 212 di Patung Kuda: Silakan Bubar Atau Kami Tindak

kumparanNEWSverified-green

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas keamanan berjaga di persimpangan Patung Kuda dan Halte Bank Indonesia untuk menghalau massa. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Petugas keamanan berjaga di persimpangan Patung Kuda dan Halte Bank Indonesia untuk menghalau massa. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Massa PA 212 mulai berdatangan ke sekitar Istana Negara, Jakarta. Mereka berencana demo menuntut pembebasan Pimpinan FPI, Habib Rizieq Syihab.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Novianto mengimbau massa untuk kembali ke rumah-rumah masing. Heru bahkan menyatakan polisi sudah dipersiapkan untuk membubarkan massa.

Petugas keamanan berjaga di persimpangan Patung Kuda dan Halte Bank Indonesia untuk menghalau massa. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

“Kami ingatkan pandemi COVID di Jakarta masih cukup tinggi. Jangan ada kerumunan di daerah Jakarta, silahkan kembali, silahkan untuk bubar,” kata Heru di lokasi, Jumat (18/12).

“Saya ingatkan untuk kembali. Ini membahayakan jiwa. Kami akan melakukan tindakan tegas untuk membubarkan kerumunan. Pasukan persiapan bubarkan massa yang berkerumun,” tambahnya.

Petugas keamanan berjaga di persimpangan Patung Kuda dan Halte Bank Indonesia untuk menghalau massa. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

PA 212 dan gabungan ormas lain pendukung Habib Rizieq Syihab berencana menggelar demo di depan Istana Negara, Jumat (18/12). Aksi tersebut sebagai bentuk protes penangkapan Habib Rizieq.

Ketua PA 212 Slamet Maarif mengatakan, aksi tersebut dikomandoi Anak NKRI dengan tema Tegakkan Keadilan Selamatkan NKRI. Aksi tersebut juga menerapkan protokol kesehatan.

Petugas keamanan berjaga di persimpangan Patung Kuda dan Halte Bank Indonesia untuk menghalau massa. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Slamet menyebut, salah satu tuntutan dalam demo itu yakni mengusut tuntas tewasnya 6 pengawal Habib Rizieq. Selain itu, mereka meminta stop kriminalisasi ulama.

“Usut tuntas pembunuhan 6 syuhada. Bebaskan IB HRS tanpa syarat,” ujar Slamet.

embed from external kumparan

***

Saksikan video menarik di bawah ini.