Polisi Kerahkan 1.436 Personel Amankan Demo Mahasiswa di DPR

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Apel pengamanan aksi unjuk rasa oleh Polres Jakarta Pusat di kompleks Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat. Foto: Dok. Humas Polres Jakarta Pusat
zoom-in-whitePerbesar
Apel pengamanan aksi unjuk rasa oleh Polres Jakarta Pusat di kompleks Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat. Foto: Dok. Humas Polres Jakarta Pusat

Polisi mengerahkan sebanyak 1.436 personel gabungan untuk mengamankan aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Sipil di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Jumat (6/3).

Personel tersebut berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta jajaran Polsek. Mereka ditugaskan untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat di muka umum berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mengatakan seluruh personel yang diterjunkan tidak dibekali senjata api dan diminta mengedepankan pendekatan humanis serta profesional selama pengamanan berlangsung.

“Personel di lapangan tidak membawa senjata api dan diperintahkan untuk selalu mengedepankan sikap humanis, persuasif, dan profesional,” ujar Reynold.

Ia menegaskan kehadiran aparat kepolisian bertujuan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus menjamin hak konstitusional warga negara dalam menyampaikan aspirasi secara damai.

Reynold juga mengimbau para orator dan peserta aksi untuk menjaga ketertiban selama demonstrasi berlangsung. Sementara bagi pengguna jalan, kepolisian menyarankan untuk mencari jalur alternatif guna menghindari kepadatan lalu lintas selama aksi berlangsung.

“Pengaturan lalu lintas bersifat situasional dan akan disesuaikan dengan eskalasi jumlah massa di lapangan. Kami mohon kerja sama semua pihak agar kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif,” tutupnya.