kumparan
15 Agustus 2019 17:08

Polisi Malaysia Terima 115 Laporan soal Komentar Zakir Naik

Kuliah umum Zakir Naik di Yogyakarta
Kuliah umum Zakir Naik Foto: Andreas Fitri Atmoko/Antara
Kepolisian Malaysia menyebut penceramah asal India, Zakir Naik, telah dilaporkan sebanyak ratusan kali.
ADVERTISEMENT
Seluruh laporan yang masuk terkait komentar Zakir Naik mengenai warga Tionghoa dan India di Malaysia. Zakir dituding menyampaikan komentar bernada rasial.
"Kami telah memulai investigasi berdasarkan laporan dari wilayah Gombak. Ada sekitar 115 laporan masuk terkait hal tersebut," sebut keterangan pejabat kepolisian Malaysia, Datuk Hazir Mohamed, seperti dikutip dari The Star, Kamis (15/8).
Pekan lalu di Kota Baru, Kelantan, Zakir menyampaikan pernyataan kontroversial terkait keberadaan warga Tionghoa dan India di Malaysia. Zakir mengatakan, warga Tionghoa adalah tamu lama dan menyuruh mereka pulang.
Pada kesempatan serupa, Zakir juga menyebut, warga Hindu di Asia Tenggara punya hak 100 persen lebih banyak dibanding warga Muslim di India.
Ucapan itu mengundang kecaman di Malaysia. Tiga orang menteri di negeri jiran bertemu untuk membahas cara untuk mengusir Zakir.
ADVERTISEMENT
Zakir Naik sendiri telah tinggal di Malaysia selama tiga tahun. Dia didakwa kasus pencucian uang di India.
Pihak India sempat meminta Zakir Naik dideportasi. Permintaan itu ditolak Malaysia karena alasan nyawa Zakir terancam bila dideportasi ke negara asalnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan