Polisi Masih Cari Mobil & Penumpang yang Hilang Usai Terjun ke Jurang di Sumut

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas berada di lokasi mobil asal Aceh yang hilang akibat masuk jurang di Sumatera Utara. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Petugas berada di lokasi mobil asal Aceh yang hilang akibat masuk jurang di Sumatera Utara. Foto: Dok. Istimewa

Sebuah mobil travel berjenis Toyota Kijang Innova yang membawa 4 penumpang, termasuk sopirnya, asal Kecamatan Alue Bilie, Kabupaten Nagan Raya, menuju ke arah Medan mengalami kecelakaan di Dusun Buluh Didi, Desa Tanjung Mulia Kecamatan Sitelle Tali Urung Jehe, Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara.

Kapolres Subulussalam AKBP Qori Wicaksono, mengatakan, satu unit mobil dengan nomor polisi BL 1537 EF, mengalami kecelakaan pada Minggu (12/12) sekitar pukul 05.00 WIB.

Mobil tersebut masuk ke dalam jurang dan hingga saat ini mobil dan 4 penumpang belum ditemukan.

Mobil asal Aceh hilang akibat masuk jurang di Sumatera Utara. Foto: Dok. Istimewa

“Telah terjadi kecelakaan lalu lintas mobil masuk ke jurang dan sampai saat ini korban belum ditemukan,” kata Qory saat dikonfirmasi kumparan, Senin (13/12).

Qory mengatakan, adapun lokasi kecelakaan tersebut berada di wilayah perbatasan Aceh – Sumut. Mobil tersebut terjun ke dalam jurang Lae Kombih dengan kedalaman sekitar 50 meter.

Diketahui mobil yang dikemudikan oleh Man (50) itu, kata Qory, sebelum kecelakaan mobil itu berangkat dari arah Subulussalam menuju Sidikalang, Sumatera Utara. Namun, setibanya di dusun Buluh Didi atau lokasi kejadian diduga sopir mengantuk sehingga mengalami kecelakaan.

kumparan post embed

“Diduga sopir mengantuk sehingga mobil yang dikemudikannya oleng ke kanan jalan, dan masuk ke dalam jurang Lae Kombih sedalam kurang lebih 50 meter,” ujarnya.

Di lokasi kejadian, kata Qory, petugas juga menemukan beberapa serpihan dari dari mobil dan secarik kertas dari perusahaan travel.

“Menerangkan bahwa mobil travel tersebut berangkat dari kecamatan Alue Bilie, Kabupaten Nagan Raya,” katanya.

Petugas berada di lokasi mobil asal Aceh yang hilang akibat masuk jurang di Sumatera Utara. Foto: Dok. Istimewa

Qory menyebutkan, lokasi lakalantas itu berada di wilayah hukum Pakpak Bharat, Sumatera Utara. Akan tetapi, aliran sungai Lae Kombih mengalir ke wilayah hukum Polres Subulussalam, Aceh.

Masyarakat di kecamatan Penanggalan, Subulussalam atau warga yang berada sekitar aliran sungai Lae Kombih, kata Qory sejak kemarin juga telah ikut membantu melakukan pencarian terhadap korban.

“Mobil beserta para penumpang masih dalam pencarian oleh petugas dibantu masyarakat setempat. Termasuk warga di aliran sungai Lae Kombih yang masuk wilkum (wilayah hukum) Subulussalam,” ungkapnya.