Polisi Masih Cari Pembuat Aisha Weddings

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Karopenmas Brigjen Pol Rusdi Hartono. Foto: Reno Esnir/Antara Foto
zoom-in-whitePerbesar
Karopenmas Brigjen Pol Rusdi Hartono. Foto: Reno Esnir/Antara Foto

Publik masih bertanya-tanya siapa pembuat website Aisha Weddings yang mendadak muncul dan menghebohkan masyarakat. Mereka menawarkan program pernikahan dini bagi warga berusia 12-19 tahun hingga poligami.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono mengatakan, kepolisian masih mendalami dan mencari pembuat website tersebut.

“Masih didalami oleh penyidik,” kata Rusdi kepada kumparan, Jumat (12/2).

Rusdi enggan berkomentar banyak terkait sejauh mana Polri mendalami kasus tersebut. Saat ini website Aisha Weddings memang sudah ditutup oleh Kominfo.

Ilustrasi situs Aisha Weddings. Foto: Bianda Ludwianto/kumparan

Sejauh ini, laporan terhadap Aisha Wedding telah diterima Polda Metro Jaya. Mereka juga masih memburu pembuat website tersebut.

Sebelumnya diberitakan, wedding Organizer (WO) Aisha Weddings membuat geger dan meresahkan masyarakat. Pemantiknya karena Aisha Weddings menawarkan jasa pernikahan siri, poligami hingga anjuran perempuan untuk menikah di usia 12 hingga 21 tahun.

kumparan post embed

Kemunculan Aisha Weddings yang langsung viral ini menimbulkan tanda tanya, sebab situs, alamat dan nomor kontaknya tidak jelas. Selain itu, website juga baru dibuat September 2020 dan baru mengunggah satu postingan.