kumparan
18 Oktober 2019 14:34

Polisi Masih Selidiki Video Pemuda Cekoki Kucing dengan Ciu

Ilustrasi kucing angora
Ilustrasi kucing angora. Foto: shutter stock
Pihak Animal Defender menyambangi Polres Tulungagung Jawa Timur. Mereka berkonsultasi dengan polisi terkait viralnya video kucing dicekoki ciu sampai mati.
ADVERTISEMENT
Kasat Reskrim Polres Tulungagung AKP Hendi Septiadi mengatakan, penyelidikan masih berlangsung.
"Dari pihak Animal Defender tadi sudah konsultasi ke kita. Kita terima laporannya. Intinya kita masih selidiki peristiwa tersebut," kata Hendi saat dikonfirmasi.
Polisi masih memastikan apakah cairan yang dicekoki ke kucing benar ciu atau air kelapa.
"Tunggu saja, saya mau gelar perkara dulu," tutur dia.
Sementara itu pihak Animal Defender menyebut tindakan pria yang disebut-sebut mahasiswa UIN Sunan Kalijaga itu sudah kelewat batas. Jadi, mereka mengupayakan untuk menjerat pemuda itu ke ranah hukum.
"Ini sudah tidak bisa ditolerir, karena memang kesadisannya sudah luar biasa," kata founder Animal Defender Doni Herdaru terpisah.
Terkait dengan isu, yang dicekoki pemuda itu air kelapa atau bukan ciu, Doni tak serta merta percaya. Dia masih mengumpulkan barang bukti.
ADVERTISEMENT
Sebuah video viral menunjukkan seorang pemuda mengaku mencekoki seekor kucing anggora dengan ciu. Publik pun mengecam.
Video itu Instagram Story yang diunggah pemilik akun @azzam_cancel. Pemuda itu memaksa kucing meminum ciu itu hingga akhirnya kejang-kejang dan mati.
"Setelah 2 jam empedu bekerja keras mengeluarkan racun. Membuat tubuh si anggora bergetar. 50% ciu bekonang sudah masuk dalam darah. Merusak sebagian sistem saraf dalam otak. Otak tidak mampu memberikan instruksi kepada organ tubuh sehingga pandangan kabur dan kesadaran berkurang. Detak jantung mulai melemah," tulis akun itu.
Bahkan pria itu seakan menikmati momen ketika kucing malang itu mati. Ia bahkan menulis sesuatu yang membuat publik khususnya pecinta binatang betul-betul geram.
ADVERTISEMENT
"Terima kasih karenamu aku dapat membuat status ini. Semoga kau tidak pernah tenang di alam sana.. dendamlah kepadaku," tulisnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan