Polisi Meninggal di Pesta Rakyat Wabup Garut Diberi Kenaikan Pangkat Luar Biasa

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan (tengah) menjawab pertanyaan wartawan di Polres Garut, Jumat (18/7). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan (tengah) menjawab pertanyaan wartawan di Polres Garut, Jumat (18/7). Foto: Dok. Istimewa

Brigadir Cecep Saeful Bahri (39 tahun), anggota Polres Garut yang meninggal saat menolong korban yang terhimpit dan berdesakan saat pesta rakyat dalam rangka pernikahan Wakil Bupati Garut L. Putri Karlina dan anak Gubernur Jawa Barat, Maula Akbar Putra Mulyadi, akan diberi kenaikan pangkat luar biasa.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan mengatakan pihaknya tengah mengusulkan kenaikan pangkat Brigadir Cecep ke Mabes Polri.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Mabes Polri ya, untuk mengajukan supaya almarhum anggota kami itu memperoleh kenaikan pangkat untuk tingkat lebih tinggi," kata Rudi di Polres Garut, Jumat (18/7) malam.

Pesta rakyat di alun-alun Garut ricuh, Jumat (18/7/2025). Foto: Dok Istimewa

Menurutnya, Brigadir Cecep meninggal saat membantu masyarakat yang berdesakan di acara itu. Sebelu meninggal, Cecep sempat pingsan usai mengevakuasi anak kecil.

"Karena yang bersangkutan gugur didalam membantu masyarakat, yang bersangkutan menolong anak kecil untuk dibawa ke ambulan kemudian beliau lemas dan terduduk pingsan akhirnya meninggal dunia," jelasnya.

Identitas Korban tewas

  • Vanian Aprilia (8 tahun), warga Kelurahan Sukamentri, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat

  • Dewi Jubaedah (61 tahun), warga ber-KTP Jalan Lontar II, Koja, Jakarta Utara

  • Brigadir Cecep Saeful Bahri (39 tahun), anggota Polres Garut