Polisi Minta Keterangan Anji Lagi Saat Pemeriksaan Hadi Pranoto Selesai

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Anji dan Hadi Pranoto. Foto: Munady dan kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Anji dan Hadi Pranoto. Foto: Munady dan kumparan

Penyelidikan kasus dugaan hoaks obat corona terus tertunda karena Hadi Pranoto terus menerus menunda pemeriksaan. Ini berimbas pada pemeriksaan saksi lainnya termasuk sang pemilik akun Youtube duniamanji, Anji.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, penyidik ingin menyelesaikan pemeriksaan terhadap Hadi Pranoto lebih dulu. Setelah itu, meminta keterangan saksi lainnya, termasuk Anji.

"Apakah akan ada pemeriksaan lanjutan lagi? Nanti melihat hasil pemeriksaan yang lain apakah harus melakukan pemeriksaan tambahan kepada saudara A. Yang paling utama kita akan melihat gimana hasil pemeriksaan dari saudara HP dulu," kata Yusri, Jumat (11/9).

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menunjukkan barang bukti saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Rabu (2/9). Foto: Humas PMJ

Anji memang sudah diperiksa penyidik Polda Metro Jaya. Setelah itu, belum ada lagi pemeriksaan terhadap Anji.

Polisi lalu fokus menggali keterangan dari Hadi Pranoto. Tapi, Hadi tak sepenuhnya kooperatif. Dia selalu beralasan sakit saat akan diperiksa. Padahal, saat diperiksa Dokkes Polda Metro Jaya, Hadi dinyatakan sehat.

kumparan post embed

Begitu juga saat diperiksa pada Selasa (8/9). Baru 5 jam diperiksa, Hadi sudah minta dihentikan dengan alasan sakit.

"Kemarin sudah kita lakukan pemeriksaan kepada saudara HP, tapi sekitar pukul19.00 WIB, yang bersangkutan mengeluh sakit lagi dan diminta untuk diundur pemeriksaannya. Karena memang pemeriksaannya kepada saudara HP sudah kita mulai sejak pukul setengah 2 siang," jelas dia.

embed from external kumparan

Akhirnya, polisi harus menyusun kembali jadwal pemanggilan dari Hadi. Menurut Yusri, terperiksa harus benar-benar dalam keadaan sehat secara jasmani agar dapat menjawab pertanyaan dari penyidik.

"Kalau memang kondisi sehat, karena harus sehat jasmani untuk dilakukan pemeriksaan," ucap Yusri.

***

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)