Polisi Pastikan Penyebab Ledakan di Pamulang Bukan Bom

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ledakan misterius menghancurkan sebuah rumah di Jalan Talas II, Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangerang Selatan, Jumat (12/9/2025).  Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Ledakan misterius menghancurkan sebuah rumah di Jalan Talas II, Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangerang Selatan, Jumat (12/9/2025). Foto: Dok. Istimewa

Polisi memastikan tidak ada bom di lokasi ledakan misterius yang terjadi di Jalan Talas II, Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (12/9).

Hal itu diketahui setelah tim Gegana Brimob Polda Metro Jaya selesai melakukan sterilisasi di lokasi ledakan.

"Jadi, setelah kita lakukan sterilisasi dengan alat deteksi yang ada, tidak ditemukan adanya jenis bom atau jenis bom peledak," kata Komandan Detasemen Gegana Satbrimob Polda Metro Jaya, Kompol Nofriansyah kepada wartawan, Jumat (12/9).

Komandan Detasemen Gegana Satbrimob Polda Metro Jaya, Kompol Nofriansyah. Dok kumparan

Proses sterilisasi difokuskan di empat rumah dengan kondisi kerusakan paling parah.

Dalam proses sterilisasi tersebut, tim Gegana Brimob mengerahkan dua unit pasukan yang terdiri tim Penjinak Bom (Jibom) dan Kimia, Biologi dan Radioaktif (KBR).

"Jadi intinya kesimpulannya tidak ada yang disebut bom," katanya.

Warga memeriksa rumahnya yang rusak terdampak ledakan misterius di Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (12/9/2025). Foto: Muhammad Iqbal/ANTARA FOTO

Di kesempatan yang sama, Kapolres Tangsel AKBP Victor Inkiriwang mengatakan, untuk olah TKP awal tidak ditemukan adanya bom sebagai dugaan penyebab ledakan.

"Intinya bahwa masyarakat tidak perlu ragu dan khawatir untuk TKP sudah disterilkan, tidak ada bahan-bahan yang berbahaya atau yang dapat menimbulkan ledakan," ujarnya.

Gegana Polri dan Brimob bersenjata lengkap diturunkan ke lokasi ledakan di Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (12/9/2025). Foto: Dok. kumparan

Pihaknya juga masih menunggu hasil tim Puslabfor Polri untuk mengetahui penyebab pasti ledakan.

"Untuk informasi meteor atau ledakan septic tank masih kita lakukan penyelidikan, nanti kita tunggu hasil Puslabfor," ucap Victor.

Kendati demikian, pihaknya masih mematikan aliran listrik di lokasi sekitar guna proses penyelidikan.

"Namun kami mohon maaf, untuk aliran listrik masih kami padamkan, sampai dengan nanti proses olah TKP oleh Puslabfor Polri dan penyidik selesai," katanya.