Polisi Pastikan Seluruh Gedung Capitol Sudah Sepenuhnya Aman

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gedung Capitol Hill di Washington DC, Amerika Serikat. Foto: Denny Armandhanu/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gedung Capitol Hill di Washington DC, Amerika Serikat. Foto: Denny Armandhanu/kumparan

Polisi Capitol Amerika Serikat (USCP) memastikan gangguan keamanan di Gedung Kongres sudah teratasi.

Pada Rabu (6/1/2021), Capitol diserbu ribuan pendukung Trump. Massa sampai masuk ke dalam gedung untuk menghentikan upaya mengesahkan Joe Biden sebagai pemenang Pemilu AS.

Rumah bagi anggota Kongres dan Senat AS sempat di-lockdown. Sebab, massa mulai merusak gedung dan bentrok dengan polisi.

Petugas kepolisian berjaga-jaga saat pendukung Presiden AS Donald Trump berkumpul di depan Gedung Capitol AS di Washington. Foto: REUTERS / Leah Millis

Tindakan tersebut membuat pertemuan membahas pengesahan kemenangan Biden terhenti. Upaya keamanan pun dilakukan aparat berwenang.

Kini, ancaman keamanan sepenuhnya hilang. Seluruh kegiatan di Capitol bisa kembali berlangsung normal di bawah keamanan ketat.

"Seluruh gedung di kompleks Capitol, USCP membersihkan segala ancaman keamanan dari luar," sebut keterangan USCP seperti dikutip dari CNN.

Pendukung Presiden AS Donald Trump berkumpul di depan Gedung Capitol AS di Washington. Foto: REUTERS / Leah Millis

"USCP akan terus memelihara keamanan," sambung mereka.

Penyerbuan ke gedung Capitol menyebabkan empat orang tewas. Salah satu di antaranya kehilangan nyawa terkena peluru polisi, lainnya karena masalah kesehatan.

Serbuan ke Capitol merupakan yang pertama sejak tahun 1814. Terakhir gedung simbol demokrasi berada dalam bahaya terkait serangan pasukan Inggris pada perang yang pecah pada 1812.

Saat itu pasukan Inggris tak cuma menyerang Capitol, namun sampai membakar gedung yang menjadi landmark Washington DC tersebut.