Polisi Penganiaya Mantan Pacar di Bandung: Anggota Polresta Sukabumi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Polisi. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Polisi. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Synthia Harnum Mahesa, gadis di Kota Bandung, menjadi korban penganiayaan oleh mantan pacarnya yang merupakan Anggota Polres Sukabumi Kota. Kejadian itu diduga terjadi di Kota Bandung pada Minggu (5/3)—dan viral di media sosial pada Senin (6/3).

“Ya, betul. Terduga memang anggota di Sat Narkoba Polres Sukabumi Kota. Anggota kami saat itu memang lagi berada di Bandung,” kata Kapolres Sukabumi Kota, AKBP SY Zainal Abidin, kepada kumparan, Senin (6/3).

Saat ini, polisi tersebut sedang diperiksa Propam Polda Jawa Barat. "Sudah dilakukan pemeriksaan awal terhadap anggota kami, nanti kita tinggal tunggu hasilnya saja, karena kita juga masih dalam proses yang sama, masih mendalami," ujar Zainal.

Synthia Harnum Mahesa, gadis Bandung yang dianiaya hingga berdarah-darah oleh polisi mantan pacarnya. Foto: Instagram/@synthiahrnm

Sebelumnya, peristiwa itu viral setelah foto Synthia tersebar di media sosial dengan kondisi berlumuran darah. Viralnya kejadian itu bermula lewat unggahan akun pribadi milik Arida Nuraini Primastiwi, aktris dan influencer.

Melalui akunnya, @aridanuraini, Arida mengunggah foto Synthia dengan kondisi berlumuran darah.

Lainnya, Arida juga memberikan beberapa pernyataan tambahan dalam postingan cerita Instagramnya itu.

Menurut informasi sebenarnya dari korban dan teman-teman di Bandung, korban dipaksa melakukan percobaan bunuh diri. Kalau tidak, dia yang akan dibunuh oleh pelaku.

Korban tertekan dan terpaksa melemparkan gelas ke kepala dan terkena pembuluh darah di tangan.

Setelah berdarah-darah, korban dipukul oleh pelaku, dan pelaku pergi meninggalkan korban di tempat kejadian.

Update

Synthia Harnum Mahesa telah bicara terus terang atas heboh isu dirinya dianiaya polisi mantan pacarnya. Kepada kumparan, Senin (6/3), Synthia menjelaskan peristiwa yang membuatnya terkapar berdarah-darah itu. Berikut beritanya:

kumparan post embed