Polisi: Pengunggah Video Kucing Dicekoki Ciu Tak Ditahan

19 Oktober 2019 6:51 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi kucing angora. Foto: shutter stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kucing angora. Foto: shutter stock
ADVERTISEMENT
Ahmad Azzam, pengunggah video kucing dicekoki minuman keras jenis ciu, telah diperiksa polisi. Mahasiswa berusia 22 tahun itu diperbolehkan pulang setelah mengaku yang diberikan ke kucing bukan ciu dan meminta maaf kepada publik.
ADVERTISEMENT
Kasatreskrim Polres Tulungagung, AKP Hendi Septiadi, mengatakan saat ini kasus yang melibatkan Ahmad Azzam masih dalam proses penyelidikan. Belum ada tersangka yang ditetapkan.
"Karena belum ada tersangka maka yang bersangkutan (Ahmad Azzam) tidak kami tahan," kata Hendi, Jumat (18/10).
Surat tanda pelaporan polisi terkait kasus dugaan kucing dicekoki ciu. Foto: Dok. Istimewa
Hendi mengatakan, untuk kelanjutan kasus ini polisi akan memeriksa bangkai kucing yang mati dan dikuburkan Ahmad Azzam. Polisi akan memastikan, cerita Ahmad Azzam soal kucing itu mati karena memakan tikus yang diracun adalah benar.
Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku bahwa air yang diminumkan ke kucing ini bukanlah minuman keras jenis ciu, melainkan air kelapa.
"Pelaku sengaja menulis bahwa itu air minuman keras ciu agar mendapat komentar dari folowers Instagram-nya," ujar Hendi
ADVERTISEMENT
Kejadian tersebut terjadi pada Rabu malam (16/10). Saat itu pelaku bersama kedua temannya menemukan kucing dalam kondisi keracunan. Tidak jauh dari kucing terdapat bangkai tikus yang mati karena diracun.
Diduga kucing tersebut menggigit bangkai tersebut sehingga ikut keracunan. Keterangan ini diperkuat oleh seorang saksi, yang melihat kucing tersebut menggigit bangkai tikus ini.
"Pelaku bersama temannya berinisiatif untuk mengobati kucing ini dengan meminumkan air kelapa," terangnya.
Namun upaya pelaku tersebut gagal, dan kucing mati beberapa waktu kemudian. Kucing tersebut kemudian dikubur di pekarangan rumah.