Polisi: Pengungkapan Kasus 'Mayat Wanita Dalam Koper' Banyak Dibantu CCTV
·waktu baca 1 menit

Kasus pembunuhan Rini Mariany (49), wanita yang jasadnya dimasukkan ke dalam koper lalu dibuang di Jalan Inspeksi Kalimalang, Kabupaten Bekasi, terungkap. Rini dibunuh oleh teman dekatnya, Ahmad Arif Ridwan Nuwloh (29).
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Gogo Galesung mengatakan, salah satu langkah yang dilakukan dalam proses penyelidikan adalah dengan menyisir CCTV.
"Kami melakukan penyisiran terhadap seluruh CCTV baik di Kalimalang di dekat TKP, sampai dengan lokasi tempat korban bekerja. Kami sisir semua CCTV, kami dapatkan petunjuk," kata Gogo dalam jumpa pers, Jumat (3/5).
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam menambahkan, CCTV memiliki peran penting dalam pengungkapan perkara ini.
"Teknis penangkapan yang dijelaskan oleh Kasat Reskrim itu banyak bantuan dari adanya CCTV yang di sisir. Artinya CCTV ini sangat penting," ucap Ade.
Ade lalu menyampaikan pesan Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Karyoto, yang mengimbau masyarakat agar memasang CCTV di masing-masing kediamannya.
"Bapak Kapolda Metro Jaya mengingatkan kapolres jajaran, Bhabinkamtibmas untuk mengimbau masyarakat untuk memasang CCTV," ungkap dia.
"Dengan CCTV yang terpasang di mana-mana akan mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan dan mudah-mudahan itu bisa menghambat atau mengurungkan para pelaku kejahatan untuk melanjutkan niatnya," tambahnya.
