Polisi Periksa 3 Saksi Terkait Penganiayaan Remaja Putri di Taman Sempur Bogor

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi kekersan (KDRT). Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kekersan (KDRT). Foto: Shutterstock

Satreskrim Polresta Bogor mendalami dugaan penganiayaan terhadap seorang remaja putri berumur 15 tahun di Taman Sempur, Kota Bogor. Peristiwa tersebut viral usai video penganiayaan tersebar di media sosial.

Dalam video tersebut terlihat seorang remaja putri ditendang, dipukul hingga diseret oleh seorang remaja lainnya. Sementara, dua orang remaja putri lainnya yang terekam video terlihat menonton, tak ikut menganiaya maupun melerai. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (26/6).

Kasatreskrim Polresta Bogor, Kompol Dhoni Erwanto, mengatakan pelaku dan korban diduga saling kenal. Dalam proses penyelidikan, pihaknya sudah memeriksa tiga orang sebagai saksi.

"Kita menemui dua alat bukti yang pertama adalah pemenuhan saksi-saksi yang ada. Karena pada saat hari Senin kemarin baru orang tua dari korban yang baru bisa dimintai keterangan karena anaknya masih trauma. Sehingga baru pada hari ini (Selasa) kita memeriksa 3 saksi tambahan," kata Dhoni Erwanto kepada wartawan, Selasa (28/6).

Dalam pemeriksaan ketiga saksi, polisi mendalami mengenai kronologi dan konstruksi kejadian.

"Sehingga kita bisa menentukan nanti siapa pelaku-pelakunya. Dari hasil penyidikan kami bahwasanya korban ini salah satunya sempat di keroyok secara bersama-sama oleh teman-temannya tetapi kami masih mendalami bagaimana kronologi aslinya," kata Dhoni.

"Sehingga nanti hasil dari penyidikan akan kami sampaikan lebih lanjut. Pelaku dan korban saling kenal informasi yang disampaikan sampai dengan hari ini," sambung dia.

Taman Sempur Bogor Foto: Yulius Satria Wijaya/Antara

Selain memeriksa saksi, polisi juga sudah mendapatkan hasil visum korban. Terlihat korban remaja perempuan tersebut mengalami luka lebam di bagian kepala.

"Hasil visum yang sudah kami dapatkan bahwasanya korban mengalami luka dibagian kepala hanya memar saja tidak ada luka yang ditimbulkannya dari kejadian kemarin hanya luka lebam di bagian kepala sebelah kanan," ungkap Dhoni.

Hingga saat ini, penyelidikan masih terus dilakukan. Polisi belum menetapkan tersangka dalam peristiwa tersebut.