News
·
9 Maret 2021 14:05

Polisi Periksa Nenek Khadijah, Pelempar Sampah ke Kuda Nil di Taman Safari

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Polisi Periksa Nenek Khadijah, Pelempar Sampah ke Kuda Nil di Taman Safari (693959)
searchPerbesar
Nenek Khadijah (56), datangi Taman Safari Indonesia Bogor. Minta maaf karena memberi makan sampah plastik ke kudanil. Foto: Dok. Istimewa
Nenek Khadijah (56) warga Desa Nanjung Mekar, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bogor dijemput Kepolisian Sektor Cisarua, Polres Bogor usai mendatangi Taman Safari Indonesia untuk meminta maaf karena melempar sampah plastik ke mulut kuda nil.
ADVERTISEMENT
"Iya mau kami diantar ke Polres karena Taman Safari Indonesia melaporkannya ke Polres Bogor, bukan ditangkap ya tapi dimintai keterangan. Untuk lebih jelasnya (konfirmasi) ke Polres," kata Kapolsek Cisarua Kompol Supriyanto di Taman Safari, Selasa (9/3).
Dikonfirmasi terpisah, Kabag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspita Lena membenarkan bahwa nenek Khadijah dibawa ke Polres Bogor untuk dimintai keterangan.
Polisi Periksa Nenek Khadijah, Pelempar Sampah ke Kuda Nil di Taman Safari (693960)
searchPerbesar
Tangkapan laya seekor kudanil Taman Safari Indonesia telan sampah yang dilempar pengunjung. Foto: Dok. Istimewa
"Iya betul tapi belum sampai, saya juga belum menerima informasi," katanya.
Nenek Khadijah (56) pengunjung yang lempar sampah plastik ke arah kuda nil, kembali mendatangi Taman Safari Indonesia Cisarua, Bogor pada Selasa (9/3).
Khadjiah merupakan warga Desa Nanjung Mekar, Kecamatan Rancaekek, Bandung, Jawa Barat. Dia datang lagi ke Taman Safari Indonesia untuk mengklarifikasi dan meminta maaf atas perbuatannya.
ADVERTISEMENT
"Ke sini sama keluarga. Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh, saya pelaku membuang sampah itu tidak sengaja, enggak sengaja. Saya minta maaf sekali ," kata Khadijah.
Polisi Periksa Nenek Khadijah, Pelempar Sampah ke Kuda Nil di Taman Safari (693961)
searchPerbesar
Kudanil di Taman Safari. Foto: kumparan
Dengan gagap Khadijah berusaha menuturkan bahwa apa yang dilakukannya itu bukan suatu hal yang disengaja. "Iya, kena lempar, minta maaf sekali," katanya.