Polisi Pukul Mundur Massa di Jalan Sabang dengan Gas Air Mata

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah petugas kepolisian mengisi amunisi gas air mata. Foto: Andreas Ricky Febrian/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah petugas kepolisian mengisi amunisi gas air mata. Foto: Andreas Ricky Febrian/kumparan

Kericuhan di Jalan Sabang, Jakarta Pusat, masih berlangsung. Kamis (23/5) dini hari, polisi mulai menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa.

Pantauan kumparan, awalnya, sempat ada negosiasi antara massa dengan personel TNI. Saat itu, polisi memanfaatkan waktu untuk beristirahat sejenak.

Namun massa tetap menolak bubar seraya menyanyikan "Jokowi Turun". Polisi yang bersiaga di sisi seberang mulai mengisi amunisi gas air mata.

Massa unjuk rasa masih bertahan di Jalan Sabang. Foto: Andreas Ricky Febrian/kumparan

Setelah ada komando dari komandan Brimob, aparat kembali membentuk formasi tameng lalu menghujani massa dengan gas air mata. Setelah itu, nyanyian dan seruan massa tak terdengar kembali.

Saat ini, situasi di Jalan Sabang masih terkendali. Polisi masih bersiaga di lokasi.

video youtube embed