Polisi Sebut Ari Sigit Berperan Sebagai Konsultan MeMiles

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ari Haryo Wibowo Harjojudanto atau Ari Sigit (tengah) berjalan di gedung Ditreskrimsus Polda Jawa Timur. Foto: ANTARA FOTO/Didik Suhartono
zoom-in-whitePerbesar
Ari Haryo Wibowo Harjojudanto atau Ari Sigit (tengah) berjalan di gedung Ditreskrimsus Polda Jawa Timur. Foto: ANTARA FOTO/Didik Suhartono

Cucu presiden RI kedua, Ari Sigit sudah dipanggil penyidik Polda Jatim sebagai saksi kasus investasi bodong MeMiles. Hasil pemeriksaan itu, Ari Sigit memiliki peran dalam PT Kam and Kam. Yakni sebagai konsultan alias penasehat dalam perusahaan ilegal itu.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo mengatakan, Ari Sigit menjadi konsultan PT Kam and Kam yang diminta oleh tersangka Sanjai sebagai direktur perusahaan. Namun, permintaan itu belum ada perjanjian hitam di atas putih.

“Advisor dalam operasional perusahaan yang diajak (oleh) tersangka Sanjai,” ujar Truno di Mapolda Jatim, Surabaya, Jumat (24/1).

Ari Haryo Wibowo Harjojudanto atau Ari Sigit. Foto: ANTARA FOTO/Didik Suhartono

Sanjai meminta (Ari Sigit), tapi belum ada persetujuan atau kesepakatan,” imbuhnya.

Truno juga menyebut, Sanjai dan Ari juga sempat bertemu beberapa kali soal investasi itu.

“Kedekatannya belum tahu ya. Kami subjektif, kami lihat sudah ada pertemuan antara Sanjai dan AHS sebelumnya,” jelasnya.

Sementara, soal uang Rp 3 miliar, Truno menyebut, MeMiles sempat beberapa kali mengirim uang ke rekening Ari. Namun, Truno enggan mengungkap lebih lanjut.

“Tidak sekali (transfer). Ada beberapa kali, tapi ada pada penyidik datanya ada dan kapannya,” ujarnya.

Sebelumnya, Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan, Ari Sigit diduga sebagai konsultan dari PT Kam and Kam. Dugaan itu diketahui berdasarkan keterangan sejumlah saksi dan tersangka dalam pemeriksaan sebelumnya.

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko. Foto: Yuana Fatwalloh/kumparan

Namun, untuk membuktikan dugaan itu pihaknya bakal mencari alat bukti bahwa Ari Sigit sebagai bagian dari struktur kepengurusan PT Kam and Kam.

“Inilah yang (lagi) kita cari, untuk bukti pendukung di dalam berita acara yang memang selalu menyebut dimana AHS itu menerima aliran dana dan ada hubungan sebagai konsultan (PT Kam and Kam,” ujar Luki di Mapolda Jatim, Surabaya, Kamis (23/1).