Polisi Sebut Warga Sekitar Gunung Dukono Belum Perlu Dievakuasi
·waktu baca 2 menit

Kapolres Halmahera Utara, AKBP Erlichson Pasaribu, menyampaikan saat ini evakuasi terhadap warga di sekitar Gunung Dukono, Halmahera Utara, belum perlu dilakukan.
Dia menjelaskan, erupsi yang terjadi saat ini hanya sebatas abu vulkanik, belum ada guguran lava pijar atapun lahar.
"Dampak erupsi gunung ke warga sementara ini hanya abu gunung saja, warga biasanya bersiap memakai masker. Erupsi semacam ini setiap hari selalu ada dan sejauh ini belum ada dampak ke warga. Dampak berupa lahar juga tidak ada," kata Erlichson saat live bersama kumparan, Jumat (8/5).
Menurutnya, masyarakat sekitar juga sudah terbiasa dengan kejadian erupsi Gunung Dukono ini. Setiap tahunnya erupsi semacam ini kerap terjadi,
"Setiap tahun juga terjadi. Ada abu gunung yang menyelimuti, biasanya di bulan April sampai Juli ada abu gunung," terangnya.
Karena itu, Erlichson menambahkan, warga sekitar tetap melanjutkan aktivitasnya seperti biasa.
"Masyarakat sini sudah paham. Jangan sampai mendekati radius Gunung Dukono. Biasanya yang suka mendekat justru warga dari luar sini," ujarnya,
Gunung Dukono erupsi sekitar pukul 07.41 WIT pagi tadi dengan melontarkan kolom abu vulkanik setinggi 10 km dari atas puncak. Sebanyak lima pendaki luka-luka dan dua pendaki WNA meninggal akibat peristiwa tersebut.
Sementara itu, 20 pendaki kini terjebak. Dengan rincian 9 WN Singapura dan 11 WN Indonesia.
