Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.99.1
Polisi Segera Tetapkan Tersangka Kasus Striptis di Tempat Karaoke di Semarang
28 Februari 2025 15:51 WIB
·
waktu baca 2 menit
ADVERTISEMENT
Polda Jawa Tengah masih mendalami dugaan praktik penari telanjang dan prostitusi di tempat karaoke Mansion Executive di Semarang. Total sudah ada 20 orang yang diperiksa termasuk pemandu karaoke hingga penyedia jasa.
ADVERTISEMENT
"Untuk Mansion Karaoke sedang ke tahap penyidikan. Hari ini kita akan tentukan tersangka, sedang berproses," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng, Kombes Dwi Subagio, Jumat (28/2).
Ia menegaskan, dalam kasus ini tersangka bisa lebih dari satu orang. Sebab, ada puluhan orang yang dilakukan pemeriksaan.
"Semua yang terlibat di dalamnya nanti akan kita lihat dari alat buktinya. Bisa lebih dari satu? Iya bisa lebih. Ada 20 orang dari 16 LC, 1 manajer, kemudian maminya dan papinya," jelas dia.
Berdasarkan pengakuan para saksi praktik porno itu baru berjalan belum lama ini. Pihaknya juga akan mendalami apakah ada dugaan perdagangan orang dalam kasus ini.
“Untuk kegiatan (striptis) masih baru. Ini keterangan dari mereka. Tapi sedang kami dalami sejak kapan mereka beroperasi. Nanti kita dalami dulu," kata Subagio.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah menggerebek tempat karaoke Mansion Executive di Jalan Kiai Saleh, Mugassari, Kota Semarang. Tempat karaoke itu diduga menyediakan tarian telanjang dan prostitusi.
Penggerebekan dipimpin langsung Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng, Kombes Dwi Subagio sejak Kamis (27/2) malam hingga Jumat (28/2) dini hari. Polisi membawa sejumlah orang dari tempat itu dan membawanya ke Polda Jateng.
Saat ini tempat karaoke tersebut tutup dan dipasangi garis polisi.