Polisi Selidiki Pria Tewas Diamuk Massa di Morowali Usai Dituduh Curi Motor

Polisi masih menyelidiki kasus tewasnya Setiawan (33), pria yang diamuk massa usai dituduh mencuri sepeda motor di Desa Bahomakmur, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
Wakapolres Morowali, Kompol I Nyoman Raka Arya Wiyasa, mengatakan penyidik telah melakukan serangkaian langkah penyelidikan, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), pengumpulan barang bukti, hingga pemeriksaan saksi.
"Kami telah mengamankan rekaman CCTV di sekitar lokasi, mengumpulkan barang bukti, dan memeriksa sebanyak tujuh orang saksi," kata I Nyoman Raka kepada wartawan, Selasa (28/7).
Ia menjelaskan, hasil penyelidikan sementara telah mengungkap sejumlah petunjuk terkait penyebab kematian korban maupun identitas para terduga pelaku.
"Penyidik telah mengantongi identitas terduga pelaku yang jumlahnya lebih dari satu orang," ujarnya.
Menurutnya, berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban diduga meninggal dunia akibat mengalami kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama.
"Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban diduga mengalami kekerasan berupa pemukulan menggunakan kepalan tangan yang dilakukan oleh para terduga pelaku," sambungnya..
Temuan Polisi
Kasat Reskrim Polres Morowali, AKP Wawan K, mengatakan penyelidikan terhadap kedua perkara masih terus berlangsung. Berdasarkan keterangan saksi dan rekaman kamera pengawas (CCTV), terdapat indikasi bahwa Setiawan diduga hendak mencuri sepeda motor milik pengunjung sebuah minimarket.
"Berdasarkan keterangan saksi dan rekaman CCTV yang kami temukan, terdapat indikasi bahwa inisial S diduga berniat melakukan pencurian kendaraan bermotor roda dua," kata Wawan.
Menurut Wawan, sejumlah rekaman CCTV memperlihatkan Setiawan diduga mendorong sepeda motor yang terparkir di depan minimarket. Ia juga terlihat berusaha membuka kunci kontak kendaraan tersebut.
Namun, aksinya diduga diketahui oleh pemilik motor yang kemudian berteriak meminta pertolongan. Setiawan pun menghentikan aksinya, tetapi teriakan tersebut menarik perhatian warga yang kemudian berdatangan dan diduga melakukan pengeroyokan terhadapnya.
"Laki-laki berinisial S sempat masuk ke dalam minimarket dengan maksud menyelamatkan diri. Namun massa yang sudah emosi tetap melakukan penganiayaan. Masih ada rekaman video lain yang belum dapat kami rilis karena masih diperlukan untuk kepentingan penyelidikan," ujarnya.
