Polisi Siagakan 250 Personel Kawal Demo PHK Sritex di Kemnaker
·waktu baca 2 menit

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan berunjuk rasa di depan gedung Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) siang ini. Mereka akan menyampaikan beberapa tuntutan, mulai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) Sritex yang menurut mereka ilegal hingga, pemenuhan THR para mitra Ojek Online (Ojol), hingga beberapa isu buruh lainnya.
Polisi menyebut, akan ada 150 massa buruh yang datang. Untuk itu, mereka menyiagakan sejumlah personel untuk mengamankan aksi itu.
"(Dari) Polri 250 personel, massa rencana 150 orang," kata Kapolsek Setiabudi, Kompol Firman, saat dihubungi Selasa (11/3).
Aksi itu rencanannya akan dimulai pada pukul 11.00 WIB. Saat ini, mobil komando untuk orasi sudah datang.
"Baru mobil komando, dan 20 orang," ucap Firman.
Dihubungi terpisah, Ketua Bidang Infokom dan Propaganda KSPI Kahar S Cahyono memastikan aksi unjuk rasa itu dipastikan digelar hari ini.
"Jadi," ucap Kahar singkat.
Kahar juga menyampaikan sejumlah tuntutan lengkap dari KSPI. Berikut tuntutan mereka:
PHK Buruh Sritek Tidak Sah dan Ilegal
Menaker Harus Membuat Perjanjian Tertulis untuk Buruh Sritex
Cabut Permendag Nomor 8 Tahun 2024
Stop Badai PHK - Selamatkan Industri Indonesia
Bayarkan THR Ojol
Bayarkan Pesangon dan Hak-Hak Lainnya Pekerja PT. Dupantex dan PT. Panamtex
Stop Kriminalisasi Ketua dan Sekretaris PUK SPEE FSPMI PT Yamaha Music Manufacturing Asia
Hentikan Diskriminasi Terhadap Pengurus dan Anggota PSP SPN PT.Sumber Masanda Jaya Brebes
