Polisi Sita CCTV Kasus Mobil Ekspedisi Tabrak Pasutri dan Bayi 6 Bulan di Jaksel

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi kecelakaan. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kecelakaan. Foto: Shutter Stock

Mobil pikap milik jasa ekspedisi melawan arus dan menabrak pengendara motor di Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu (24/11). Akibatnya bayi berusia 6 bulan tewas tertabrak.

Polisi sudah menyita dan memeriksa CCTV yang terpasang di sekitar lokasi.

"Betul (CCTV disita), semuanya sedang berproses mindik-nya (administrasi penyelidikan)" kaga Kasatlantas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Agung Wuryanto, melalui pesan singkat pada Selasa (26/11).

Adapun terkait jumlah saksi yang dimintai keterangan oleh polisi, Agung belum menyebut secara rinci. Dia hanya memastikan bahwa penyelidikan atas kasus itu sedang berlangsung.

"Mohon waktu ya," ucap dia.

kumparan post embed

Mobil bak terbuka melaju melawan arah di Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, pada Minggu (24/11) dan mengakibatkan terjadinya kecelakaan lalu lintas. Bayi yang masih berusia 6 bulan dikabarkan meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut.

Dari narasi yang tersebar di media sosial, mobil bak terbuka yang merupakan milik salah satu jasa ekspedisi itu melawan arah sejauh sekitar 20 meter. Mobil sempat berupaya berpindah dari jalur lambat ke jalur cepat.

Ketika berpindah jalur itulah, mobil itu menabrak motor yang dinaiki suami istri dan anaknya yang masih berusia 6 bulan. Usai tabrakan, pengemudi mobil langsung melarikan diri.