Polisi soal Bantuan 'Nasi Anjing': Istilah Saja, Isinya Cumi hingga Ikan Teri

26 April 2020 17:17
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Polisi soal Bantuan 'Nasi Anjing': Istilah Saja, Isinya Cumi hingga Ikan Teri (19623)
searchPerbesar
Penyelidikan nasi bungkus dengan tulisan nasi anjing yang hebohkan warga Tanjung Priok. Foto: Dok. Istimewa
Warga Tanjung Priok, Jakarta Utara, dihebohkan dengan donasi nasi bungkus bertuliskan 'Nasi Anjing, Nasi Orang Kecil, Bersahabat dengan Nasi Kucing #Jakartatahanbanting' di kemasannya. Warga sekitar mengira, nasi tersebut berisi daging anjing.
ADVERTISEMENT
Setelah diselidiki, menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, isi nasi bungkus tersebut bukan daging anjing seperti yang disangkakan masyarakat. Menurutnya, lauk yang ada di dalam nasi bungkus tersebut adalah cumi, sosis sapi, hingga ikan teri.
"Hasil penyelidikan yang dilakukan Satreskrim Polres Metro Jakut, mendatangi tempat pembuatan nasi (anjing) tersebut, dan didapati bahwa pembuatan nasi dengan bahan halal," kata Yusri dalam keterangannya, Minggu (26/4).
“Bahan yang digunakan adalah cumi, sosis sapi, teri, dan lain-lain,” tambahnya.
Yusri mengatakan, nama 'nasi anjing' hanya istilah yang digunakan oleh pembuat makanan itu. Tidak ada penggunaan daging anjing dalam pembuatan makanan tersebut.
“Istilah yang digunakan dengan nama anjing karena menganggap anjing hewan yang setia dan nasi anjing karena porsinya lebih besar sedikit dari nasi kucing dan diperuntukkan untuk orang kecil untuk bertahan hidup,” jelas Yusri.
ADVERTISEMENT
Yusri menyebut dugaan sementara dari peristiwa ini, yakni terjadi salah persepsi antara pembuat atau pemberi nasi dengan penerima nasi tersebut.
“Dugaan sementara terjadi salah persepsi antara pembuat/pemberi nasi dengan penerima nasi,” pungkasnya.
---------
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona. Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020