Polisi soal Pemicu Pipa Gas PGN di MT Haryono Bocor: Kena Pengeboran Proyek
·waktu baca 2 menit

Polisi mengungkap penyebab bocornya pipa gas milik PGN di dekat Stasiun Cawang, Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan, pada Rabu (20/7).
Kanit Lantas Polsek Tebet AKP Estu mengatakan, kebocoran gas itu akibat adanya pekerjaan proyek pengeboran di lokasi itu.
"Ya karena ada pengeboran, ya. Kan mau bikin pondasi. Buat Transjakarta ini, kan, nanti terintegrasi dari LRT," kata Estu saat dikonfirmasi.
Saat ini, di lokasi sedang ada proyek pengerjaan halte integrasi Transjakarta-LRT dan KRL. Proyek itu digarap oleh Waskita.
Estu menjelaskan, kebocoran terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Selama setengah jam, gas terus keluar dari pipa itu. Beruntung tak ada api yang menyala.
"Bagusnya enggak ada api, hanya gas aja membubung. Ada tanah yang muncrat juga tadi, tapi sudah dibersihkan," ucap dia.
Estu menyebut, saat kebocoran terjadi, arus lalu lintas sempat dialihan. Namun, kini telah kembali normal.
Terpisah, Area Head PGN Jakarta, Sheila Marlianty, mengatakan kebocoran pipa terjadi sekitar pukul 11.00 WIB.
Petugas Tim Penanganan Gangguan (TPG) PT PGN Tbk sudah berada di lokasi dan sedang memastikan kondisi infrastruktur dan perimeter sekeliling lokasi dalam keadaan aman.
"Petugas TPG PGN telah mengamankan area sekitar dari aktivitas warga dengan memasang safety line. Petugas juga dalam proses identifikasi dampak kejadian serta rencana perbaikan sesegera mungkin. PT PGN Tbk juga telah berkoordinasi bersama pihak terkait untuk mengidentifikasi pelanggan yang terdampak," ucap dia.
Waskita Minta Maaf
Sementara, PT Waskita menyatakan bahwa kebocoran terjadi di area proyek halte yang akan mengintegrasikan Transjakarta, MRT, dan LRT Jakarta, yang mereka kerjakan. Waskita minta maaf atas kebocoran yang menyebabkan kemacetan lalu lintas.
"Sehubungan dengan bocornya pipa PGN di sekitar area Proyek Revitalisasi Halte Busway saat pekerjaan pemancangan pada Rabu 20 Juli 2022, kami management PT Waskita Karya (Persero) Tbk selaku Kontraktor Pelaksana menyampaikan permohonan maaf bagi para pengguna jalan dan pengguna fasilitas umum atas kejadian ini," kata SVP Corporate Secretary Waskita Karya Novianto Ari Nugroho melalui keterangan tertulis, Rabu (20/7).
