Polisi Soal Pemicu Ricuh di Yogya: Bus Suporter Bandung Serempet Suporter PSIM
ยทwaktu baca 2 menit

Polresta Yogyakarta mengungkap pemicu ricuh suporter bola di Kota Yogyakarta pada Senin (25/8) dini hari. Gesekan itu terjadi usai laga Super League (Liga 1) antara tuan rumah PSIM Yogyakarta vs Persib Bandung di Stadion Sultan Agung (SSA), Kabupaten Bantul, Minggu (24/8) sore.
"Kejadian di Pingit, suporter bus (Bandung) menyerempet salah satu suporter dari PSIM," kata Ps Kasi Humas Polresta Yogyakarta Iptu Gandung Harjunadi di kantornya, Senin (25/8).
Gandung menjelaskan, peristiwa itu terjadi setelah pertandingan selesai, sekitar pukul 21.00 WIB. Korban yang terserempet itu segera dibawa ke rumah sakit. Lalu suporter tamu juga telah memberi bantuan biaya bagi korban.
"Dan ada kesepakatan setelah itu, damai. Dikasih santunan Rp 2,5 juta dari (suporter) Bandung. Sudah selesai," katanya.
Tapi, kabar serempetan ini menyebar dan memicu suporter PSIM mencari suporter Bandung. Hingga sampai ke Tempat Parkir Khusus Ngabean.
"Busnya bukan (yang di Ngabean yang nyerempet)," katanya.
"Reaksi (dari peristiwa) yang di Pingit itu mengimbas ke Ngabean," katanya.
Bus yang ada di parkiran Ngabean ini, juga mengangkut suporter Bandung. Para suporter ini lalu berwisata ke Malioboro usai pertandingan selesai.
Saat ini bus dan minibus yang rusak di Ngabean dibawa ke Markas Brimob di Baciro. Sementara 190-an suporter Bandung telah dipulangkan tadi pagi.
"Penonton dari Bandung sudah pulang ke Bandung," katanya.
Suporter Bandung Sebetulnya Dilarang Datang
Gandung mengatakan sebenarnya suporter Bandung dilarang datang di pertandingan kemarin. Selain itu, tempat duduk Stadion Sultan Agung juga terbatas dan diprioritaskan untuk suporter PSIM.
"Sudah rapat tanggal 21 Agustus. Kedua Sabtu 23 Agustus sudah ada kesepakatan dari wadah suporter PSIM dan dari wadah suporter dari Bandung terkait dengan rencana kehadiran suporter dari Bandung itu disepakati PSIM tidak memberikan kuota suporter dari Bandung," katanya.
Namun, pada hari Minggu kemarin ternyata suporter dari Bandung tetap datang.
"Sudah memasuki wilayah Bantul, sekitar stadion Bantul. Tapi dari panitia tidak mengizinkan masuk. Kemudian suporter beberapa bus tadi diarahkan ke daerah pantai," bebernya.
Soal kericuhan semalam, Polresta Yogyakarta masih berkoordinasi dengan panitia penyelenggara.
"Nggak sementara nggak (tidak ada yang ditangkap)," bebernya.
