Polisi soal Sekeluarga Keracunan di Bekasi: Ibu dan 2 Anaknya Tewas

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi mayat. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mayat. Foto: Shutterstock

Polres Bekasi masih menyelidiki kasus keracunan yang menimpa satu keluarga beranggotakan 5 orang di sebuah kontrakan di Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat. Dalam insiden ini 2 orang dilaporkan tewas, dan 3 lainnya dalam kondisi lemas.

Kasubaghumas Polres Bekasi Kompol Erna Ruswing mengatakan, terbaru korban tewas akibat keracunan bertambah jadi 3 orang. Mereka yang meninggal yakni Ai (40), lalu dua anaknya Wandi (15) dan Ridwan (20).

"1 lagi meninggal merupakan ibu," kata Erna kepada kumparan, Jumat (13/1).

Erna menyebut, untuk 2 anggota keluarga lainnya dalam kondisi sadar dan lemas. Identitas salah satu anggota keluarga yang sadar yakni bernama Neng Risti Nuraeni (8), sedangkan 1 lagi bernama Salsa (13) dalam kondisi lemas.

Dia menambahkan, keluarga tersebut berasal dari Cianjur, Jawa Barat. Mereka baru sepekan menempati kontrakan tersebut.

"Salsa (13) masih dirawat," ujarnya.

Kepolisian masih mendalami penyebab keluarga tersebut mengalami keracunan makanan.

"Masih diselidiki," pungkasnya.

Kesaksian Kerabat Korban: Suami Menghilang saat Kejadian

kumparan post embed

Menurut salah satu kerabat korban, Aas (45), keluarga itu pindah ke Cianjur bersama sang suami berinisial WWN. Anehnya, sang suami tidak ada di lokasi saat para korban mengalami keracunan.

"Dugaan kami sangat kuat, tolong pak polisi cari itu yang namanya WWN, ia hilang setelah adik dan keponakan saya ditemukan tewas keracunan," ujarnya saat ditemui di Cianjur.

Aas menuturkan, keluarga tersebut baru 3 hari berada di Bekasi. Keluarga juga tak tahu kenapa keluarga itu pindah ke Bekasi.

"Di Bekasinya mau ke mana saya kurang tahu, tapi katanya sudah tiga hari mengontrak rumah di sana, setahu saya mereka di Bandung sebelumnya," ucapnya.