Polisi: STNK Lamborghini Penodong Pistol di Kemang Gunakan Nama Buruh

kumparanNEWSverified-green

comment
29
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tersangka penodongan senjata kepada bocah dihadirkan saat konferensi pers di Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (24/12). Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Tersangka penodongan senjata kepada bocah dihadirkan saat konferensi pers di Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (24/12). Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan

Polres Jakarta Selatan terus menyelidiki peristiwa seorang pengusaha properti bernama Abdul Malik yang menembak dan menodong pistol ke dua anak SMA di Kemang, Jakarta Selatan.

Berdasarkan hasil penelusuran, ternyata STNK mobil mewah bernomor polisi B 27 AYR bukan terdaftar atas nama Abdul Malik selaku pemilik asli.

"STNK mobil menggunakan nama yang bukan pemiliknya (Abdul Malik)," kata Kasat Reskrim Polres Jaksel AKBP Andi Sinjaya, Rabu (25/12).

Andi menuturkan, STNK mobil Lamborghini itu terdaftar milik seorang buruh berinisial AR yang merupakan warga Cipulir, Jakarta Selatan. Diduga Abdul Malik sengaja menggunakan nama AR di STNK untuk menghindari pajak.

"Kami mendapatkan fakta indikasi penghindaran pajak Lamborghini. Dari awal terbitnya dokumen sudah menggunakan identitas orang yang bukan pemilik dan tidak sesuai profil pemiliknya," jelas Andi.

kumparan post embed

Andi mengatakan masih mendalami temuan itu. Namun diduga kuat Abdul menggunakan nama orang lain di STNK untuk menghindari pembayaran pajak.

"Ada dugaan sengaja untuk menghindari pembayaran pajak" tutur Andi.

Meski begitu, Andi memastikan STNK dan TNKB Lamborghini itu aktif dan terdaftar di Korlantas Polri.

Lamborghini yang dipakai saat pria todong bocah di Kemang, Jakarta Selatan. Foto: Dok. Istimewa

Kasus ini bermula saat Abdul Malik menodongkan pistol ke dua siswa SMA di Kemang, Jakarta Selatan. Abdul yang merupakan pengusaha properti itu menembak kerena persoalan sepele.

Sebab kedua siswa SMA itu mengucapkan 'mobil bos'. Ucapan 'mobil bos' itu membuat Abdul Malik emosi. Abdul Malik juga dalam pengaruh ganja saat itu.

Selain menabrak dan menodongkan pistol, Abdul Malik yang merupakan anggota Perbakin itu juga memaki-maki dua siswa SMA itu.

Mobil milik Abdul Malik yang todong pistol di kemang menagalami kecelakaan. Foto: Dok. Ditlantas PMJ

Orang tua salah satu siswa SMA yang ditodong pistol pun melapor ke Polres Jakarta Selatan, Abdul Malik kemudian ditangkap (23/12) malam.

Tak berhenti di situ, kasus ini semakin melebar setelah mobil lamborghini itu terlibat kecelakaan dengan menabrak separator busway di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (24/12), sekitar pukul 02.00 WIB.

Saat kejadian, mobil itu dikendarai pengemudi berinisial MS, yang merupakan adik Abdul Malik. Meski demikian, polisi tak menahan MS.