Polisi: Tak Ada Penangkapan M Nuh, Pemenang Lelang Motor Bertanda Tangan Jokowi

Beredar kabar pengusaha yang memenangkan lelang motor Gesits yang ditandatangani Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebesar Rp 2,5 miliar ditangkap Polda Jambi.
Beredar juga kabar bahwa M Nuh itu bukan seorang pengusaha tetapi buruh harian lepas.
Motor itu sendiri dilelang dalam konser BPIP terkait pencarian dana untuk penanganan virus corona.
Dalam informasi yang beredar, pengusaha itu beralamat di Jalan Makalam, Pasar Jambi. Ia dikabarkan ditangkap polisi atas dugaan penipuan.
Merespons hal itu, Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Kuswahyudi Tresnadi memberi klarifikasi. Dia memastikan berita penangkapan tersebut hoaks. Ia mengaku tidak pernah memberi keterangan yang membenarkan penangkapan tersebut.
“Tidak benar, tidak ada penangkapan. Saya juga banyak ditelepon ini. Saya pastikan bohong,” kata Kuswahyudi kepada kumparan, Kamis (21/5).
Sebelumnya, Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) sukses melelang motor listrik GESITS bertanda tangan Presiden Jokowi dengan harga laku yang fantastis, yaitu Rp 2,5 miliar.
Dalam acara konser virtual 'Berbagi Kasih Bersama Bimbo' yang digelar di TVRI itu, lelang motor listrik GESITS dimenangkan oleh seorang pengusaha asal Jambi, bernama M Nuh.
Rencananya, seluruh dana hasil lelang akan disalurkan oleh MPR untuk membantu masyarakat yang terdampak COVID-19 di Indonesia.
***
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.
***
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona
