Polisi Tak Akan Tutup Warkop di Aceh untuk Cegah Corona, Hanya Imbau Jaga Jarak

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Warung kopi di Banda Aceh Foto: Zuhri Noviandi/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Warung kopi di Banda Aceh Foto: Zuhri Noviandi/kumparan

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, menginstruksikan kepada seluruh anggotanya agar tidak lagi membubarkan atau menutup warung-warung kopi yang masih buka. Polisi hanya akan meminta para pengunjung agar tetap menjaga jarak.

Imbauan itu terkait upaya pencegahan penyebaran virus corona. Diketahui, Aceh sebelumnya sudah mengkonfirmasi adanya pasien positif COVID-19.

“Kecuali orang yang kumpul-kumpul tidak ada keperluan, itu wajib disuruh pergi tapi dengan mengedepankan cara-cara humanis,” ujar Kapolres Kombes Pol Trisno Riyanto, saat dikonfirmasi kumparan, Sabtu (4/4).

Warung kopi di Banda Aceh Foto: Zuhri Noviandi/kumparan

Selain itu, untuk kegiatan keagamaan seperti takziah, zikir, dan lainnya juga tetap berjalan. Hanya saja, tetap harus disiplin menjaga social distancing.

“Untuk giat-giat keagamaan seperti takziah dan lain-lain, juga diimbau biarkan berjalan. Yang penting tetap jaga jarak,” sebutnya.

kumparan post embed

Trisno mengatakan, instruksi itu dilakukan sesuai aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.

“Kita mengikuti kebijakan pemerintah pusat,” katanya.

Virus corona diketahui juga sudah masuk ke Aceh. Data per, Minggu (29/3), kasus positif corona di Aceh ada 5 orang.

******

kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!