Polisi Tak Temukan Tanda Kekerasan Seksual di Tubuh Tuti dan Amalia

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Lokasi peristiwa penemuan dua jasad ibu dan anak yang tewas di Kawasan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Rabu (18/8/2021). Foto: Instagram/@subangstory/HO ANTARA
zoom-in-whitePerbesar
Lokasi peristiwa penemuan dua jasad ibu dan anak yang tewas di Kawasan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Rabu (18/8/2021). Foto: Instagram/@subangstory/HO ANTARA

Kasus pembunuhan Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (22) yang jasadnya diletakkan di bagasi Toyota Alphard depan garasi rumahnya di kawasan Jalan Cagak, Subang, menuai sorotan. Polisi sudah melakukan hasil autopsi jasad keduanya yang ditemukan tewas pada Rabu (18/8) pagi. Hasilnya, mereka meninggal karena mengalami luka dipukul benda tumpul di bagian tengkorak hingga retak dan patah.

kumparan post embed

Kapolres Subang AKBP Sumarni mengatakan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan seksual di tubuh keduanya. Menurut dia, mereka tewas karena mengalami luka serius di kepala. Diduga dihantam benda tumpul yang sangat keras.

"Tidak ada kekerasan seksual berdasarkan autopsi," kata Sumarni, Jumat (20/8). Sumarni kini masih memburu pelaku pembunuhan itu. Dia menduga pelakunya adalah orang dekat. Dalam kasus ini, polisi sudah periksa 10 orang. Di antaranya adalah Yosep (55), suami Tuti. Dan sejumlah kerabat serta tetangga di sekitar.