Polisi Tangkap Komplotan Copet yang Beraksi di Terminal Blok M

Tiga orang pencopet yang sering melakukan aksinya di Terminal Blok M dibekuk Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan pada operasi preman yang dilakukan pada Rabu (15/8). Razia dilakukan untuk menjaga situasi selama pelaksanaan Asian Games 2018.
“Kemarin kita laksanakan operasi di terminal Blok M dan sekitarnya. Kita menangkap tiga orang yang merupakan komplotan dengan kejahatan pencurian atau copet,” ucap Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Stefanus Tamuntuan dalam jumpa pers di Mapolres Jaksel, Selasa (21/8).
Stefanus mengatakan, pelaku yang diamankan berinisial G, B, dan Y. Menurutnya saat sedang melakukan operasi, ada salah satu korban yang sadar barangnya diambil oleh salah satu pelaku, dan langsung berteriak sehingga didengar oleh pihak kepolisian.
“Ada salah satu korban yang pada saat itu sadar diambil barang-barangnya, teriak, berupaya menangkap, dan pelaku langsung diamankan (polisi),” ujarnya.

Ia mengatakan ketiga pelaku yang berhasil diamankan merupakan satu komplotan yang memiliki tugas masing-masing untuk mengelabui korbannya.
“Modusnya mereka ada yang memepet atau halang-halangi korban pada saat masuk ke bus, ada yang alihkan perhatian, dan ada yang ambil barang baik itu dompet, uang, maupun HP,” tambah Stefanus.
Dari hasil pengakuan pelaku, uang yang didapat dari mencopet untuk kehidupan sehari-hari. Menurut Stefanus, pelaku sudah beraksi di wilayah Terminal Blok M sejak 2 bulan yang lalu.
“Pengakuannya buat makan, sudah 2 bulan beraksi di situ (Terminal Blok M). Pelaku memilih korbannya secara acak, baik laki-laki maupun wanita,” kata dia.
Ketiga pelaku kini harus mempertanggung jawabkan perbuatannya itu. Ketiganya dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.
