Polisi Tangkap Pembunuh Hakim PN Medan, Pelaku Adalah Istri Korban

kumparanNEWSverified-green

comment
23
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Hakim PN Medan Jamaluddin yang ditemukan tewas. Foto: Dok. PN Medan
zoom-in-whitePerbesar
Hakim PN Medan Jamaluddin yang ditemukan tewas. Foto: Dok. PN Medan

Polisi akhirnya menangkap pembunuh hakim Pengadilan Negeri Medan Jamaluddin (55). Pelaku pembunuhan ternyata Zuraida Hanum (41) istri korban, dengan dibantu 2 orang lainnya.

“Istri korban, 2 orang suruhannya. Adalah JP dan R,” kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Argo Yuwono di PTIK, Jakarta Selatan, Selasa (7/1).

Argo menuturkan, metode pengungkapan kasus tersebut dilakukan secara induktif dan deduktif. Polda Sumut dalam waktu dekat akan merilis kasus tersebut.

Jenazah hakim PN Medan, Jamaluddin, ditemukan tewas di baris kedua mobil Toyota Land Cruiser. Mobil berada di area perkebunan sawit Desa Suka Rame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Sumut, Jumat (29/11).

Jamaluddin ditemukan tewas masih mengenakan pakaian training berwarna biru bertuliskan Pengadilan Negeri Medan. Ada bekas jerat di lehernya dan airbag mobil dalam kondisi membuka.

Polisi sebelumnya menduga yang membunuh Jamaluddin adalah orang dekatnya. Setelah dilakukan penyelidikan selama hampir dua bulan, terungkap pembunuhnya adalah istri dengan dibantu dua orang lainnya.

Celana yang digunakan Hakim PN Medan Jamaluddin saat ditemukan tewas di dalam Land Cruiser di area perkebunan di Deli Serdang, Sumut. Foto: Dok. Istimewa

Sebelumnya, Zuraida Hanum (41), istri Jamaluddin mengaku rumahnya yang terletak di Perumahan Royal Monaco, Medan Johor, Sumatera Utara, diteror oleh seseorang yang tidak dikenal. Teror itu terjadi tiga pekan sebelum Jamaluddin ditemukan tewas.

"Waktu itu pagar pintu rumah kami sempat dirusak orang tidak dikenal diduga ditabrak menggunakan mobil," kata Zuraida di Suka Makmue, Nagan Raya, dikutip dari Antara, Senin (2/12).

Zuraida menceritakan teror itu terjadi sekitar pukul 06.30 WIB saat semua anggota keluarga termasuk suaminya masih berada di dalam rumah dan bersiap memulai aktivitas. Akibat perusakan tersebut, pintu pagar di bagian rumahnya rusak parah sehingga tidak bisa dibuka sama sekali.