Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembunuhan WN Korsel di Bekasi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dalam jumpa pers mengenai update penanganan pencurian dengan kekerasan (curas) di Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Rabu (20/5/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dalam jumpa pers mengenai update penanganan pencurian dengan kekerasan (curas) di Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Rabu (20/5/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan

Polisi mengungkap perkembangan terbaru kasus tewasnya warga negara (WN) Korea Selatan berinisial S (66) yang ditemukan bersimbah darah di rumahnya di kawasan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Polisi menyebut terduga pelaku pembunuhan korban telah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan adanya pengamanan terhadap sosok yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

“Benar diamankan terduga pelaku tapi masih dalam pemeriksaan nanti akan kami sampaikan hasilnya,” kata Budi saat dikonfirmasi, Jumat (29/5).

Saat ini terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif oleh pihak kepolisian.

Sebelumnya, Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni membenarkan dugaan bahwa korban tewas akibat dibunuh berdasarkan hasil temuan di tempat kejadian perkara (TKP).

“Dugaannya seperti itu,” kata Sumarni saat dikonfirmasi, Jumat (29/5).

TKP WN Korea Selatan yang ditemukan tewas di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jumat (29/5/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan

Sumarni juga memastikan terduga pelaku dalam kasus tersebut telah berhasil diidentifikasi, namun polisi belum merinci identitas maupun peran terduga pelaku. Penyelidikan dan pendalaman kasus masih dilakukan aparat kepolisian.

Kasus ini bermula saat S ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Rabu (27/5). Polisi kemudian melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian korban.

Kapolsek Tambun Selatan Kompol Wuryanti sebelumnya mengatakan perkara tersebut telah naik ke tahap penyidikan. Polisi juga telah memeriksa enam orang saksi guna mendalami kasus kematian WN Korea Selatan itu.