Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penembakan Pelajar dengan Airsoft Gun di Sleman

Polisi mengamankan terduga pelaku penembakan airsoft gun ke pelajar. Kasus ini sempat viral beberapa waktu lalu.
"Benar (penangkapan tersebut), Polda melalui Ditreskrimum melakukan back up penangkapan tersangka dan saat ini masih proses pengembangan," kata Kasubbid Penmas Bidhumas Polda DIY, AKBP Verena SW, Senin (24/8).
Verena mengatakan kasus tersebut saat ini ditangani Polresta Sleman.
"Untuk kasusnya ditangani Polresta Sleman," katanya.
Diberitakan sebelumnya, seorang remaja menjadi korban kejahatan jalanan di Sleman. Dalam unggahan di media sosial, remaja tersebut mengaku kena tembak peluru gotri.
Selain itu, terduga pelaku juga membawa celurit sepanjang dua meter.
Terkait peristiwa ini, Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Argo Anggoro, mengatakan Polsek Depok Timur telah memperoleh laporan dugaan kejahatan jalanan yang terjadi di Jalan Laksda Adisucipto, Kalongan, Maguwoharjo, Kapanewon Depok, Sleman, Minggu (2/8) sekitar pukul 02.00 WIB.
"Korban berinisial AARP (17), laki-laki, pelajar, warga Tangerang Selatan, saat kejadian tengah dalam perjalanan dari Solo menuju Yogyakarta bersama rekannya," kata Argo, Senin (3/8).
Argo menjelaskan saat melintas di lokasi kejadian, korban dipepet dua orang yang berboncengan dengan sepeda motor Honda PCX hitam.
"Salah seorang terduga pelaku disebut mengenakan jaket ojek online warna hijau serta membawa senjata tajam menyerupai celurit dan senjata jenis airsoft gun," katanya.
Argo mengatakan, pelaku diduga menembakkan airsoft gun yang dibawanya hingga mengenai punggung korban.
"Terduga pelaku kemudian diduga menembakkan airsoft gun hingga mengenai bagian punggung korban dan mengakibatkan luka. Korban selanjutnya mendapatkan perawatan medis dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Depok Timur," katanya.
Polisi saat ini masih menyelidiki kasus ini. Termasuk mengungkap identitas pelaku.
"Penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan terduga pelaku serta mendalami rangkaian kejadian tersebut," tegasnya.
