Polisi Tembak Mati Pak Ogah yang Peras 2 Pejalan Kaki di Jakarta Barat

kumparanNEWSverified-green

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus. Foto: Dok. Polda Metro Jaya
zoom-in-whitePerbesar
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus. Foto: Dok. Polda Metro Jaya

Polres Metro Jakarta Barat menembak mati seorang 'pak ogah' berinisial MI yang memeras dua pejalan kaki bernama Wijaya dan Aswin di Jalan Latumenten, Tanjung Duren, Jakarta Barat, pada Senin (6/1) malam.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan laporan pemerasan di Tanjung Duren sejak Mei 2019 kerap diterima kepolisian. Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya pelaku berinisial MI ditemukan.

"Dari laporan kedua korban kami akhirnya melakukan penyelidikan dan hasilnya di dapatlah nama pelaku," kata Yusri di Polres Jakarta Barat, Selasa (7/1).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (24/12). Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan

Yusri menuturkan saat akan ditangkap MI melawan petugas dengan menodongkan senjata tajam berupa golok. Polisi kemudian mengeluarkan tembakan peringatan sebanyak dua kali agar pelaku tidak melawan.

"Karena tidak mengindahkan, kami memberikan tindakan tegas dan terukur kepada pelaku tepat mengenai dadanya. Pelaku tewas dalam perjalanan ke rumah sakit," ucap Yusri.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya Khadafi menjelaskan MI biasa menjalankan aksinya setiap malam hari. Para pejalan kaki yang melintas akan diperas pelaku.

kumparan post embed

"Dia biasa mengambil dompet dan juga ponsel korban. Kami juga masih memburu satu pelaku lain guna mengetahui penadahnya. Dia setiap kali beraksi membawa senjata tajam dan obeng," kata Arsya.

Arsya menyebut, Wijaya dan Aswin juga mengalami luka di bagian punggung akibat ditusuk oleh pelaku pada Minggu (5/1).