Polisi Temukan 2 Botol Air Kemasan Berisi BBM di Sekitar Rumah Sempurna

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapolda Sumut Komjen Agung Setya Imam dan Pangdam I BB Mayjen Mochammad Hasan memberikan keterangan pers kasus kebakaran rumah wartawan Tribrata TV Sempurna Pasaribu di Karo, Senin (8/7/2024). Foto: Polda Sumut
zoom-in-whitePerbesar
Kapolda Sumut Komjen Agung Setya Imam dan Pangdam I BB Mayjen Mochammad Hasan memberikan keterangan pers kasus kebakaran rumah wartawan Tribrata TV Sempurna Pasaribu di Karo, Senin (8/7/2024). Foto: Polda Sumut

Polisi memastikan rumah wartawan Tribrata TV, Rico Sempurna Pasaribu, dibakar. Hal ini dikuatkan dengan penemuan 2 botol air kemasan yang berisikan sisa bahan bakar 30 meter dari lokasi kebakaran.

“30 Meter dari lokasi kita temukan barang bukti yang ada di sini, 2 botol minuman kemasan yang ada sisanya,” kata Kapolda Sumut Komjen Agung Setya Imam di Polres Tanah Karo pada Senin (8/7).

Dalam jumpa pers itu, Kapolda didampingi Pangdam I BB Mayjen Mochammad Hasan dan jajarannya.

“Sudah kita periksa dan sudah kita temukan bahwa sisa BBM (bahan bakar minyak) yang ada di dalam botol ini adalah campuran antara solar dan pertalite,” sambung Agung.

Polisi menunjukkan tersangka pembakaran rumah yang menewaskan wartawan Tribrata TV, Sempurna Pasaribu saat rilis di Polda Sumut, Senin (8/7/2024). Foto: Polda Sumut

Kata Agung, penemuan botol tersebut kemudian diselidiki. Mulai dari pengecekan CCTV hingga hasil laboratorium forensik untuk memastikan apakah kebakaran dan kedua botol tersebut memiliki kaitan.

“Kita menemukan fakta bahwa di kerongkongan di saluran pernapasan, saluran perut ada jelaga (arang sisa pembakaran) yang ada di tempat korban. Tentu kami terus mendalami apa dan bagaimana barang itu bisa masuk. Di TKP petugas forensik terus mencari hal hal yang ada di sana. Kita ambil sampel dari 4 titik, ada 2 di luar dan 2 di dalam rumah,” kata dia.

Polisi menunjukkan barang bukti kebakaran yang menewaskan wartawan Tribrata TV, Sempurna Pasaribu saat rilis di Polda Sumut, Senin (8/7/2024). Foto: Polda Sumut

“Dari sampel 4 titik ini kita memastikan di titik luar rumah itu ada fakta bahwa abu yang tersisa itu terbakar karena bahan bakar. Begitu juga yang di dalam ada. Sehingga kita memastikan ada hubungan antara botol yang kita temukan 30 meter dari TKP dan abu yang kami periksa. Ini yang kemudian membawa kita untuk mencari siapa dan bagaimana itu hubungannya,” sambungnya.

Dalam kasus ini, polisi sudah menetapkan 2 orang sebagai tersangka yakni RAS dan YST. Mereka dinyatakan sengaja membakar rumah Sempurna dengan menyemprotkan bahan bakar pada Kamis (27/6). Hal ini berdasarkan bukti CCTV dan keterangan sejumlah saksi.

Akibat insiden ini, Sempurna dan 3 anggota keluarganya meninggal dunia.