Polisi Temukan Grup FB Jual Beli Anak Berkedok Adopsi saat Selidiki Kasus Bilqis
11 November 2025 15:36 WIB
·
waktu baca 1 menit
Polisi Temukan Grup FB Jual Beli Anak Berkedok Adopsi saat Selidiki Kasus Bilqis
Polrestabes Makassar mengungkap temuan mereka saat penyelidikan hilangnya Bilqis (4 tahun) yang diculik di Makassar. Temuan tersebut terkait sejumlah grup Facebook jual beli anak berkedok adopsi. kumparanNEWS

ADVERTISEMENT
Polrestabes Makassar mengungkap temuan mereka saat penyelidikan hilangnya Bilqis (4 tahun) yang diculik di Makassar. Temuan tersebut terkait sejumlah grup Facebook jual beli anak berkedok adopsi.
ADVERTISEMENT
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Devi Sujana, mengatakan dalam grup Facebook tersebut ada orang yang menyampaikan keinginannya untuk mengadopsi anak.
"Jadi cara berhubungannya di sosmed sebenarnya ada beberapa grup di facebook yang khusus membahas tentang seperti ini tapi bahasanya adopsi, ada grupnya ada grupnya di sana dan di sana juga kadang-kadang ada orang yang mencari," kata Devi di Polrestabes Makassar, Senin (10/11).
Devi menuturkan, dalam kasus Bilqis, sejak awal ada orang yang ingin mencari anak.
"Mencari anak apakah mungkin buat orang lain atau buat diri sendiri, tapi untuk korban yang saat ini kita amankan yang bersangkutan emang dicari oleh yang membutuhkan untuk menjadikan anak," jelasnya.
Polisi pun masih menyelidiki siapa admin grup Facebook tersebut.
ADVERTISEMENT
Polisi menetapkan empat tersangka dalam kasus penculikan Bilqis (4). Selain Sri Yuliana alias SY, tiga tersangka lainnya yakni Meriana alias MA (24), Adit Saputra alias AS (36), dan Nadia Hutri alias NH. Bilqis sendiri telah kembali ke orang tuanya.
