News
·
21 September 2020 13:13

Polisi Temukan Kain Kafan Diduga Milik Jasad di Jombang yang Makamnya Dibongkar

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Polisi Temukan Kain Kafan Diduga Milik Jasad di Jombang yang Makamnya Dibongkar (552281)
Polisi temukan kain kafan diduga milik jasad di Jombang yang makamnya dibongkar. Foto: Polsek Ngoro
Polisi menemukan kain kafan diduga milik jasad Anis Purwaningsih (30), warga Dusun Sumberbeji, Desa Kesamben, Kecamatan Ngoro, Jombang, yang makamnya dibongkar pada Minggu (20/9).
ADVERTISEMENT
Kapolsek Ngoro AKP Yanuar Tri Sanjaya kain kafan yang diduga milik jasad Anis itu ditemukan di samping rumah warga. Lokasinya tak jauh dari pemakaman Dusun Sumberbeji.
"Telah ditemukan kain kafan yang diduga terkait dengan hilangnya kafan almarhumah Anis Purwaningsih," ujar Yanuar, dalam keterangannya, Senin (21/9).
Kain kafan itu ditemukan pemilik rumah sekitar pukul 10.30 WIB. "Di samping rumah Kustiyah (55 tahun), pekerjaan mengurus rumah tangga," ujar Yanuar.
Menurut Yanuar, kain kafan tersebut dimasukkan ke dalam tas plastik warna hitam dan tas warna biru. "Setelah dibuka, terdapat patung kuningan," ujar dia.
Yanuar belum mau berspekulasi siapa pelaku pencurian kain kafan itu. "Kain kafan dan patung tersebut sudah diamankan sebagai bahan pendalaman lebih lanjut," kata dia.
ADVERTISEMENT
Satu makam yang berada di Dusun Sumberbeji, Desa Kesamben, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, dibongkar orang tidak dikenal, Minggu (20/9).
Polisi Temukan Kain Kafan Diduga Milik Jasad di Jombang yang Makamnya Dibongkar (552282)
Polisi temukan kain kafan diduga milik jasad di Jombang yang makamnya dibongkar. Foto: Polsek Ngoro
Makam yang dibongkar orang tak dikenal itu adalah milik Anis Purwaningsih (30) dari desa setempat.
Almarhum itu dikebumikan pada Sabtu (19/9) dan pusaranya bersebelahan dengan bayinya yang meninggal pada Jumat (18/9).
Kaur Desa Kesamben atau modin Kholiqul Rosyidin mengatakan kondisi makam Anis Purwaningsih yang terbongkar itu diketahui pertama kali Suparno (54), warga Dusun Padar Kidul, Desa Kesamben yang hendak berziarah.
Dari lokasi makam yang dibongkar ditemukan sebuah piring berbahan dari seng yang diduga dijadikan alat untuk membongkar.
"Satu potong kain kafan dari tiga potong kain kafan yang hilang. Jenazah masih utuh," ungkapnya.
ADVERTISEMENT
***
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)