Polisi Ungkap Jesslyn, yang Dilaporkan Diculik, ke Luar Negeri Bareng Ibu-Tante

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Atlet Golf Jesslyn Wijaya. Foto: Instagram/ @jesswijgolf
zoom-in-whitePerbesar
Atlet Golf Jesslyn Wijaya. Foto: Instagram/ @jesswijgolf

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengungkap atlet golf Jesslyn Wijaya Lay, yang sebelumnya dilaporkan diculik, pergi ke luar negeri bersama ibu dan tantenya.

Menurut Roby, Jesslyn terdeteksi terbang ke Kuala Lumpur, lalu ke Bangkok pada tanggal 14 Juli lalu.

"Bersama ibu dan bibinya. Terbang dari Indonesia ke KL (Kuala Lumpur) lalu ke Bangkok," ucapnya kepada wartawan, Kamis (23/7).

"(Tanggal) 14 (Juli)," tambahnya.

Meski begitu, Roby belum menyimpulkan apakah Jesslyn diculik atau tidak. Katanya, pihaknya akan terlebih dahulu meminta klarifikasi temuan ini kepada pelapor.

"Belum ada komunikasi sama keluarganya maupun Jesslyn. Jadi belum bisa kita pastikan apakah penculikan atau bukan," tutur dia.

"Kita mencoba klarifikasi dengan keluarga terkait peristiwa yang terjadi dan keselamatan Jesslyn," tambah dia.

Sebelumnya, polisi menerima laporan dugaan penculikan yang dibuat oleh teman korban berinisial NA. Belakangan pada Minggu, tanggal 19 Juli, laporan tersebut dicabut oleh pelapor.

"Perkembangan terbarunya adalah pada hari Minggu tanggal 19, pelapor datang ke Polres Jakpus untuk mencabut laporan. Namun kami dari Polres Jakpus belum menghentikan penyelidikan karena kita masih belum menemukan keterangan perkara yang sebenarnya terjadi apakah ada perbuatan pidana dalam perbuatan tersebut," ujar Roby.

Roby menambahkan, penyidik telah melakukan serangkaian penyelidikan, mulai dari memeriksa rekaman CCTV di lokasi kejadian, meminta keterangan saksi, hingga mendatangi rumah korban dan keluarganya.

Kasus ini bermula dari laporan dugaan penculikan Jesslyn saat menghadiri perayaan ulang tahun neneknya di sebuah restoran di kawasan Mangga Besar, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Menurut kuasa hukum keluarga, korban diduga dibawa paksa oleh lima pria dan sejak saat itu tidak dapat dihubungi oleh keluarga maupun teman-temannya.

“Kejadian di restoran Saung Kito pada Senin (13/7) diduga korban didatangi oleh lima orang yang membawa paksa dan pergi dari restoran itu,” ujarnya.

Adapun pengacara mendapat informasi keberadaan Jesslyn sekarang diduga berada di Malaysia.