Polisi Ungkap Pimpinan Ponpes Diduga Lecehkan 10 Santri Perempuan di Bekasi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pelecehan terhadap Santriwati. Foto: airdone/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pelecehan terhadap Santriwati. Foto: airdone/Shutterstock

Polres Metro Bekasi Kota mengungkap dugaan kekerasan seksual terhadap sejumlah santri perempuan di sebuah pondok pesantren di Bekasi Selatan.

Terduga pelaku merupakan pimpinan pondok pesantren tersebut berinisial MHH.

“Korban perempuan, pelaku pimpinan ponpes,” kata Kapolres Bekasi Kota Kombes Pol Putu Kholis, Jumat (9/10).

Penyidik masih mendalami motif dari perbuatan pelaku. Hingga Oktober 2026, polisi telah mengidentifikasi lebih dari 10 korban dalam kasus tersebut.

Kasus ini bermula dari laporan keluarga salah satu korban pada 7 Oktober 2026. Dugaan kekerasan seksual itu disebut terjadi berulang kali sejak 2023 hingga September 2026.

Polisi kini memeriksa korban dan mengumpulkan barang bukti. Penyidik juga berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) untuk asesmen, pendampingan, serta perlindungan psikologis bagi para korban.