Polisi Usut Dugaan Pelecehan Influencer Sashfir di Toilet Restoran di Senopati

Polres Metro Jakarta Selatan turun tangan menangani kasus dugaan pelecehan seksual yang dialami influencer sekaligus content creator Sashfir atau Fira Assegaf. Perkara tersebut kini telah memasuki tahap penyidikan, tetapi polisi belum menetapkan tersangka.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo mengatakan, penanganan perkara dilakukan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan.
“Saat ini perkara dalam penanganan unit PPA Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan pada tahap penyidikan,” kata Joko saat dikonfirmasi awak Kumparan, Jumat (9/10).
Menurutnya, terduga pelaku telah dimintai keterangan oleh penyidik dalam kapasitas sebagai saksi.
“Kemudian terhadap terlapor telah didengar keterangan sebagai saksi dan dalam perkara ini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Joko.
Dalam kasusnya, pemilik brand hijab Lafiye itu mengungkap dugaan pelecehan seksual berupa voyeurisme atau perekaman diam-diam di area toilet perempuan sebuah restoran di kawasan Senopati, Jakarta Selatan. Ia mengaku mengalami kejadian tersebut pada April lalu.
Pada saat itu, Sashfir yang sedang menggunakan toilet melihat ada handphone yang muncul dari atas bilik. Ia pun mengejar terduga pelaku yang sudah terlebih dahulu melarikan diri.
Saat ia menemukan seseorang dengan ciri-ciri serupa dengan handphone yang sama, terduga pelaku menampik telah melakukan perbuatan itu.
Melalui unggahan di media sosial pada Rabu (7/10), Sashfir mengatakan, peristiwa itu meninggalkan trauma mendalam. Ia menyebut kasus tersebut telah dilimpahkan kepada pihak berwajib. Menurut dia, pihak restoran juga kooperatif dalam menyikapi kasus tersebut.
