Polisi Usut Tabrak Lari di Depan Tunjungan Plaza Surabaya

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Polisi melakukan Olah TKP tabrak lari di depan Tunjungan Plaza Surabaya. Foto: Dok. Satlantas Polrestabes Surabaya
zoom-in-whitePerbesar
Polisi melakukan Olah TKP tabrak lari di depan Tunjungan Plaza Surabaya. Foto: Dok. Satlantas Polrestabes Surabaya

Pada Minggu siang (23/6), seorang pria lansia ditemukan tergeletak di depan Tunjungan Plaza (TP), Jalan Embong Malang, Surabaya. Korban yang diketahui bernama Logianto Hari (71 tahun) diduga menjadi korban tabrak lari dan sempat tidak sadarkan diri.

Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Arif Fazlurrahman, menyatakan hasil penyelidikan menunjukkan bahwa korban mengalami kecelakaan dengan pengendara sepeda motor, bukan ditabrak mobil.

"Dugaan awal dari pihak pelapor menyebut keterlibatan sebuah mobil berwarna putih dengan nomor polisi tertentu menabrak korban, namun itu tidak benar," kata Arif kepada wartawan pada Kamis (27/6).

"Kesimpulan sementara menunjukkan bahwa kecelakaan terjadi antara roda dua dengan roda dua. Tidak benar bahwa ada keterlibatan mobil sedan putih dengan nomor polisi yang disebutkan," katanya.

"Saksi di lokasi mengatakan mobil tersebut malah menolong korban," ujar Arif.

Polisi melakukan Olah TKP tabrak lari di depan Tunjungan Plaza Surabaya. Foto: Dok. Satlantas Polrestabes Surabaya

Hal ini diperkuat dengan hasil olah TKP, keterangan saksi, dan rekaman CCTV. Pengemudi mobil putih tersebut ternyata memberikan pertolongan kepada Logianto.

"Kami memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada pengemudi mobil tersebut. Mungkin Ibu Janice belum mendapatkan informasi yang lengkap dan komprehensif," ucapnya.

Polisi melakukan Olah TKP tabrak lari di depan Tunjungan Plaza Surabaya. Foto: Dok. Satlantas Polrestabes Surabaya

Arif mengungkapkan bahwa pihaknya masih menyelidiki peristiwa dugaan tabrak lari yang dialami Logianto.

"Kami masih terus melakukan penyelidikan untuk memperjelas kejadian. Kami menggali keterangan saksi-saksi di TKP untuk memastikan apakah ada kendaraan lain yang terlibat. Jika ada yang mengetahui, bisa menginformasikan kepada kami," ungkapnya.

"Kami mengumpulkan petunjuk terkait peristiwa tersebut dan beberapa titik CCTV," tambahnya.

Polisi juga telah mendatangi korban yang saat ini masih dirawat di ICU RS Adi Husada, Surabaya, untuk dimintai keterangan.

"Kami sudah bertemu dengan Pak Gianto untuk mengambil beberapa keterangan. Namun, kondisinya belum bisa menyampaikan kronologi secara pasti karena masih dirawat di RS Adi Husada," katanya.