Politikus Anti-Islam Geert Wilders Diprediksi Menang Pemilu Belanda
·waktu baca 1 menit

Belanda akan menggelar pemilu pada 29 Oktober 2025 mendatang. Politikus kontroversial Geert Wilders difavoritkan menjadi pemenang.
Pemilu pada akhir Oktober 2025 ini digelar lantaran runtuhnya koalisi pemerintahan pada Juni lalu. Faktor utamanya adalah pro-kontra kebijakan imigran di sana.
Dari jajak pendapat terakhir yang dilakukan, Wilders dan partai sayap kanan PVV masih diunggulkan. PVV adalah pemenang pemilu 2023 lalu.
PVV bahkan diprediksi akan tetap berada di posisi tiga teratas pada pemilu Belanda mendatang, demikian dikutip dari AFP.
Adapun Wilders dikenal atas sikap anti-Islam dan anti-Uni Eropa. Bahkan berbagai media menjuluki sebagai ‘Dutch Trump’ atau 'Trump Belanda'.
Meski dijagokan menang, kecil kemungkinan Wilders bakal menjadi Perdana Menteri Baru di Belanda.
Wilders menjadi sasaran kesalahan sejumlah politikus akibat keruntuhan koalisi pemerintah. Sebab, Wilders menarik dukungan partainya dari koalisi pemerintah.
Secara terang-terangan Wilders mengatakan menarik dukungan terhadap pemerintah karena kebijakan imigran di Belanda yang dipandangnya terlalu longgar.
Pada 2023 lalu pun di tengah kemenangan besarnya pada pemilu, mitra koalisi menolak mendukung Wilders jadi PM baru saat itu.
Wilders sendiri selama dua dekade masih berada dalam proteksi ketat kepolisian. Itu disebabkan ancaman pembunuhan akibat berbagai tindakan dan ucapan kontroversialnya.
