Politikus Demokrat: Letjen Eko Peluangnya Cukup Tinggi, Layak Jadi KSAD

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kolase Pangkostrad Letjen TNI Dudung Abdurachman Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono. Foto: Antara dan BNPB
zoom-in-whitePerbesar
Kolase Pangkostrad Letjen TNI Dudung Abdurachman Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono. Foto: Antara dan BNPB

Anggota Komisi I DPR Fraksi Partai Demokrat, Syarief Hasan, menilai Kasum TNI Letjen Eko Margiyono layak menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), menggantikan Jenderal Andika Perkasa yang diusulkan Presiden Jokowi sebagai calon Panglima TNI.

Bahkan, Syarief berpandangan Letjen Eko lebih berpeluang ketimbang Pangkostrad Letjen Dudung Abdurachman, yang juga masuk bursa KSAD.

“Banyak memang yang berkompeten. Pak Eko juga bagus. Saya pikir Pak Eko kan sudah senior ya. Maksudnya, Pak Eko kan di atas Pak Dudung,” ungkap Syarief ketika dihubungi kumparan, Jumat (5/11).

Terlebih, Eko yang saat ini menjabat sebagai Kepala Staf Umum (Kasum) TNI dinilai Syarief lebih membuka peluangnya menjadi pengganti Andika Perkasa.

“Apalagi sekarang sudah menjadi Kasum kan. Saya pikir peluangnya juga cukup tinggi. Saya melihat Pak Eko layak,” lanjut Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat itu.

Syarief Hasan saat diwawamcara di Gedung DPR Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan

Terkait siapa yang akan terpilih sebagai KSAD baru, Syarief menyerahkannya keputusannya kepada Presiden Joko Widodo. Dalam UU No. 34 Tahun 2004 tentang TNI Pasal 14 diatur bahwa Kepala Staf Angkatan diangkat dan diberhentikan oleh Presiden atas usul Panglima TNI.

“Saya pikir itu semua tergantung pada presiden,” tandas dia.

Untuk mengisi kursi KSAD, tentu harus berasal dari TNI AD. Para calon sekurang-kurangnya saat ini menyandang pangkat jenderal bintang 3 alias Letnan Jenderal.

Setidaknya ada 17 jenderal yang berpeluang mengisi kursi KSAD yang akan ditinggalkan Andika Perkasa, jika nantinya dinyatakan layak sebagai Panglima TNI pengganti Marsekal Hadi Tjahjanto. Di antara 17 jenderal bintang 3 di TNI AD, ada nama Letjen Dudung dan Letjen Eko yang kerap muncul dan jadi perbincangan sebagai calon kuat KSAD.

Infografik Kandidat Kuat KSAD. Foto: kumparan

Berikut daftar perwira berpangkat Letjen aktif di TNI AD dan berhak menjadi kandidat KSAD:

  1. Wakasad: Letjen TNI Bakti Agus Fadjari (Akmil 1987)

  2. Irjenad: Letjen TNI Benny Susianto (Akmil 1987)

  3. Koordinator Staf Ahli Kasad: Letjen TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi (Akmil 1986)

  4. Pangkostrad: Letjen TNI Dudung Abdurachman (Akmil 1988)

  5. Dankodiklatad: Letjen TNI Anto Mukti Putranto (Akmil 1987)

  6. Danpuspomad: Letjen TNI Chandra W. Sukotjo (Akmil 1988)

  7. Danpussenif: Letjen TNI Arip Rahman (Akmil 1988)

  8. Komandan Pusterad: Letjen TNI Teguh Arief Indratmoko (Akmil 1988)

  9. Kepala RSPAD Gatot Soebroto: Letjen TNI Albertus Budi Sulistya (Sepamilsuk 1989)

  10. Kasum TNI: Letjen TNI Eko Margiyono (Akmil 1989)

  11. Dankodiklat TNI: Letjen TNI Madsuni (Akmil 1988)

  12. Kabais TNI: Letjen TNI Joni Supriyanto (Akmil 1986)

  13. Pangkogabwilhan III: Letjen TNI Jeffry Apoly Rahawarin (Akmil 1988)

  14. Irjen Kemhan RI: Letjen TNI Ida Bagus Purwalaksana (Akmil 1987)

  15. Wakil Menteri Pertahanan : Letjen TNI Muhammad Herindra (Akmil 1987)

  16. Sesmenko Polhukam: Letjen TNI Tri Soewandono (Akmil 1986)

  17. Kepala BNPB: Letjen TNI Ganip Warsito (Akmil 1986)