Politikus NasDem soal Gerindra Dorong Prabowo Maju Capres 2029: Terlalu Dini

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Politisi Partai NasDem Willy Aditya saat diwawancarai wartawan di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jumat (14/2/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Politisi Partai NasDem Willy Aditya saat diwawancarai wartawan di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jumat (14/2/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya diminta tanggapan soal Gerindra yang mendorong Prabowo Subianto kembali maju sebagai capres di Pilpres 2029.

Willy menilai, masih terlalu dini untuk membahas dukung-mendukung Pilpres 2029. Sebab pemerintahan baru berjalan sekitar 4 bulan.

“Masih terlalu dini, kita fokus saja untuk berbicara agenda-agenda prioritas Pak Prabowo,” kata Willy kepada wartawan saat memenuhi undangan Silaturahmi Koalisi Indonesia Maju di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Jumat (14/2).

Ketua Komisi XIII itu menilai, fokus KIM Plus saat ini adalah mendorong dan mendukung program pemerintah agar sukses.

“Partai koalisi KIM Plus itu mensupport betul totalitas bagaimana kebijakan-kebijakan yang pro rakyat ini bisa benar-benar dieksekusi dengan mulus lah,” ujarnya.

Prabowo Subianto saat Kongres Luar Biasa Gerindra dan ditetapkan sebagai Ketum hingga 2030. Foto: Instagram/ @prabowo

Gerindra telah melaksanakan Kongres Luar Biasa pada Kamis (13/2). Hasilnya, Prabowo diminta tetap menjadi Ketua Umum Gerindra sekaligus Ketua Dewan Pembina.

Tak hanya itu, hasil KLB Gerindra juga meminta Prabowo untuk kembali maju sebagai capres di Pilpres 2029.

Sekjen Gerindra Ahmad Muzani membeberkan respons Prabowo ketika diminta jadi capres.

"Kongres meminta Pak Prabowo agar bersedia maju kembali sebagai calon presiden pada Pilpres 2029," kata Muzani setelah KLB.

"Beliau menjawab, insyaallah, namun meminta waktu untuk menyelesaikan tugasnya sebagai Presiden dan memenuhi janji kepada rakyat," tutur dia.