Politikus PDIP Minta Nadiem Turun Tangan, Cari Solusi Konflik ITB-SBM

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Anggota Komisi X Fraksi PDIP Andreas Hugo Pareira Foto: Rosa Panggabean/Antara
zoom-in-whitePerbesar
Anggota Komisi X Fraksi PDIP Andreas Hugo Pareira Foto: Rosa Panggabean/Antara

Forum dosen Sekolah Bisnis Manajemen (SBM ITB) tengah berkonflik dengan Rektor ITB terkait pencabutan swakelola SBM ITB. Terkait hal ini, anggota Komisi X DPR Fraksi PDIP Andreas Pareira menyesalkan terjadinya konflik tersebut.

Dia mengatakan konflik ini akan merugikan dunia perguruan tinggi dan mahasiswa secara mendalam.

"Kasus perseteruan antara Forum Dosen Sekolah Bisnis Manajemen (SBM) ITB dan Rektor ITB akibat dicabutnya status Swakelola SBM ITB sudah terlalu mendalam dan berdampak bagi kerugian dunia pendidikan tinggi khususnya bagi mahasiswa yang sedang mengikuti proses perkuliahan," kata Andreas, Kamis (10/3).

Karena itu, ia meminta Mendikbudristek Nadiem Makarim turun tangan untuk mencari solusi terkait konflik tersebut. Ia khawatir jika konflik ini dibiarkan, akan berdampak terhadap mahasiswa yang tengah menjalani proses pendidikan.

kumparan post embed

"Mendikbudristek sebagai anggota Majelis Wali Amanah (MWA) perlu menjembatani untuk mencari solusi atas konflik yang sangat tidak menguntungkan kepentingan SBM," kata dia.

"Bagaimana dengan nasib para mahasiswa yang sedang mengikuti proses pendidikan, apabila konflik ini berkepanjangan," lanjutnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan SBM ITB sebenarnya sudah beroperasi selama 18 tahun. Sehingga konflik ini akan sangat berdampak terhadap kinerja dosen.

"SBM ITB yang sudah beroperasi selama 18 tahun dengan status swakelola dan telah mencapai reputasi internasional mengalami konflik internal yang berakibat mundurnya dekan dan mogok mengajar dosen-dosennya tentu akan berdampak pada kepercayaan publik terhadap SBM," tandas Andreas.