Politikus PKS Dorong RI Bentuk Pasukan Penjaga Perdamaian di Yerusalem Timur

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah warga berlari selama bentrokan dengan warga Palestina di kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem.  Foto: Ammar Awad/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah warga berlari selama bentrokan dengan warga Palestina di kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem. Foto: Ammar Awad/REUTERS

Anggota Komisi I DPR Fraksi PKS, Sukamta, meminta Indonesia lebih berperan aktif mengakhiri kekerasan di Palestina. Sepekan lebih Israel menggempur wilayah Gaza di Palestina.

"Kita berharap seterusnya Pemerintah RI dalam hal ini, Presiden dan Menlu untuk terus proaktif di berbagai forum internasional maupun hubungan bilateral agar satu-satunya negara yang masih terjajah, yakni Palestina segera mendapatkan kemerdekaannya dan semua bentuk kekerasan yang dialami dari penjajah untuk dihentikan," ujar Sukamta saat dihubungi kumparan, Senin (17/5).

Salah satu cara yang bisa dilakukan Indonesia adalah membentuk pasukan perdamaian di Yerusalem. Indonesia, kata Sukamta, bisa mengajak negara pendukung kemerdekaan Palestina lainnya untuk membentuk pasukan tersebut.

Gedung media di Jalur Gaza Palestina diserang Bom Israel. Foto: AFP/Mahmud Hams

"Menggalang kekuatan dunia lewat PBB, Komisi HAM PBB, OKI dan hubungan bilateral untuk membuat gerakan menghentikan kekerasan penjajah dan pengambilalihan masjid Al-Aqsa," kata Sukamta.

"Termasuk kemungkinan bersama-sama membuat pasukan penjaga perdamaian di Yerusalem Timur," tutur dia.

Yerusalem Timur merupakan wilayah yang diinginkan Palestina untuk menjadi ibu kota negaranya di masa mendatang. Masjid Al-Aqsa juga terletak di Yerusalem.

Anggota Komisi I DPR Fraksi PKS, Sukamta. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan

Memanas Israel-Palestina disebabkan rencana penggusuran pemukiman Palestina di Sheikh Jarrah, Yerusalem. Rencana Israel itu membuat kelompok Hamas menghujani negara Yahudi tersebut dengan tembakan roket.

Israel membalas dengan menggempur Gaza yang dikuasai Hamas. Gempuran Israel membuat ratusan warga Palestina kehilangan nyawa. Warga Palestina yang jadi korban jiwa termasuk anak-anak dan wanita.

***

Saksikan video menarik di bawah ini: