Kumparan Logo
Simulasi Uji Klinis Vaksin COVID-19-Corona-Unpad
Petugas kesehatan menyuntikan vaksin kepada relawan saat simulasi uji klinis vaksin COVID-19 di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, Kamis (6/8).

Polling: Anda Bersedia Membayar untuk Divaksin Corona?

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google

Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin kepada relawan saat simulasi uji klinis vaksin COVID-19 di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, Kamis (6/8). Foto: M Agung Rajasa/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin kepada relawan saat simulasi uji klinis vaksin COVID-19 di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, Kamis (6/8). Foto: M Agung Rajasa/ANTARA FOTO

Pemerintah Indonesia sejauh ini menetapkan dua skema vaksinasi corona. Yakni vaksin jalur subsidi atau gratis sebanyak 30 persen, kemudian jalur mandiri atau berbayar sebanyak 70 persen.

Skema vaksinasi ini sempat mendapat tentangan berbagai pihak. Salah satu wacana yang mencuat adalah adanya dorongan menggratiskan vaksinasi tersebut untuk seluruh masyarakat. Soal ini, Menkes Terawan pun menjawab alasan skema tersebut.

"Waktu itu dasarnya adalah berapa orang yang mampu jumlahnya di Indonesia. Oleh Menkeu (Sri Mulyani) dijawab sekitar 78 juta (orang) untuk kira-kira mampu berbayar. Karena ini masih jumlah [warga yang berusia] 18-59 tahun," kata Terawan dalam rapat kerja di DPR, Kamis (10/12).

Dengan adanya skema vaksin mandiri tersebut, apakah Anda bersedia membayar untuk divaksin corona? Sampaikan pendapat Anda melalui polling kumparan berikut ini.

Apakah Anda bersedia membayar untuk divaksin corona?

  • Bersedia
    30.23%
  • Tidak bersedia
    57.70%
  • Ragu-ragu
    12.07%

1234 Pemilih · Polling telah berakhir