Polling: Jokowi Reshuffle Kabinet di Ujung Jabatan, Penting atau Tidak?
·waktu baca 2 menit

Presiden Jokowi resmi melantik menteri hingga kepala badan di Istana Kepresidenan, Senin (19/8). Reshuffle dilakukan di ujung pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin.
Posisi Yasonna Laoly sebagai Menkumham digantikan oleh anggota DPR dari Gerindra Supratman Andi Agtas. Sedangkan Menteri Investasi dan Kepala BKPM Bahlil Lahadalia digeser menggantikan Arifin Tasrif untuk menjadi Menteri ESDM.
Sementara untuk pengganti Bahlil, Jokowi menunjuk Eks Ketua KADIN Rosan Roeslani sebagai Kepala BKPM/Menteri Investasi.
Selain itu, orang dekat Prabowo, Angga Raka Prabowo dilantik menjadi Wamen Kominfo 2. Dengan begitu, kehadiran Angga Raka sebagai Wamen Kominfo merupakan penambahan jabatan, bukan pergantian Nezar Patria.
Menteri ESDM: Bahlil Lahadalia
Menteri Hukum dan HAM: Supratman Andi Agtas
Menteri Investasi/Kepala BKPM: Rosan Roeslani
Wakil Menteri Kominfo: Angga Raka Prabowo
Kepala BPOM: Taruna Ikrar
Kepala Badan Gizi Nasional: Prof Dadan Hindayana
Kepala Kantor Komunikasi Presiden: Hasan Nasbi
Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, hadir di acara pelantikan 3 menteri, 1 wakil menteri, dan 3 kepala badan, di Istana Negara, Senin (19/8). Ia mengatakan reshuffle dilakukan sebagai transisi pemerintahan ke pemerintahan Prabowo Subianto.
“Ya memang itu kita perlukan untuk beberapa tempat yang perlu sinkronisasi sehingga memang kita minta agar tempat-tempat itu diisi terlebih dahulu,” kata Dasco usai pelantikan.
Lantas, penting atau tidak Jokowi reshuffle kabinet di ujung jabatan,? Sampaikan jawabanmu dalam polling kumparan di bawah ini. Berikan juga pendapatmu dalam kolom komentar.
Jokowi Reshuffle Kabinet di Ujung Jabatan, Penting atau Tidak?
- Penting12.69%
- Tidak penting87.31%
4160 Pemilih · Polling telah berakhir
